Waspada, Diduga Beredar Pupuk Phonska Palsu di Banten Selatan

LEBAK I DINAMIKABANTEN.CO .ID — Belum juga teratasi akibat langka dan juga meroketnya harga pupuk yang sangat di keluhkan petani di Baksel, kini petani juga di hadapkan dengan beredarnya pupuk jenis phonska yang di duga palsu.

Seperti informasi yang di dapat awak media ini dari salah seorang kios resmi di Bayah, yang meminta namanya tidak di sebutkan, bahwa diduga beredar pupuk palsu dengan jenis Phonska dengan kemasan beda satu hurup, kalau yang diduga palsu itu, tulisannya Phoska seperti tertera di poto yang kami pajang di kios kami.

“Perbedaan yang lain dari pupuk Phoska yang diduga palsu ini yakni, ketika pupuk tersebut dipakai mupuk padi tidak ada perkembangan ke tanaman, juga pupuk tersebut bisa mengakibatkan ke kulit tangan melepuh, saya pun dapat informasi ini dari para petani yang belanja ke kios kami paparnya. Saya sebagai kios resmi, hanya bisa meng informasikan saja ke petani,agar waspada jika hendak membeli pupuk agar tidak keliru,” ujarnya.

Ia juga tidak bermaksud menuduh kepada siapa pun, dengan diduga ada dan beredarnya pupuk palsu dengan jenis Phoska tulisan di karung kemasan. Namun dirinya juga tidak menginginkan petani tertipu. “Kasian saja, sudah susah pupuk, mahal pula harganya, dan berbelit belit juga untuk mendapatkan pupuk, karena ada peraturan dan kebijakan baru lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Rahmat salah seorang petugas pertanian lapangan menjelaskan ciri-ciri pupuk palsu tersebut. “Kalau pupuk tersebut merusak tangan, berarti pupuk tersebut banyak unsur dari zat kapur,” terangnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar SP. SMI saat di konfirmasi dinamikabanten.co.id, mengatakan, tolong dibantu disosialisasikan dan informasikan ke petani jangan menggunakan pupuk palsu dan jangan dibeli.

“Saya akan berkoodinasi dengan  pihak Kadis Pertanian Propinsi Banten dan terima kasih atas informasinya Kang,” singkatnya. (Din/Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *