Warga Labuan Pertanyakan, Pembangunan Pagar RSUD Labuan Menumpang Di Pondasi Lama, Kontraktor : Arahan Dinkes Provinsi Banten.

PANDEGLANG | DINAMIKA BANTEN — Tb. E. Saepurohman selaku warga Labuan mempertanyakan kualitas pembangunan Pagar keliling RSUD Labuan yang dikerjakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten melalui Kontraktor dari CV. Renia Contractor dengan anggaran Rp. 1.1 Miliar lebih tersebut.

Tb. E. Saepurohman, mempertanyakan pembangunan pagar dengan ketinggian kurang lebih dua meter menumpang diatas Pondasi lama. Hal itu, menurut dia, akan berdampak buruk karena kekuatan pondasi lama tidak diketahui seberapa kuat untuk menopang bangunan pagar tersebut.

” Ini yang heran kenapa Dinkes Provinsi Banten dan Konsultan pengawasan melakukan pembiaran terhadap bangunan pagar menumpang di pondasi lama. Pondasi lama strength (kekuatan) sangat diragukan,” kata. Tb . Saepurohman itu. Rabu (10/7/2024).

Jangan sampai kata Eman, untuk mencari keuntungan besar, Konsultan Pengawasan, Dinkes dan Kontraktor melakukan kongkalikong atau kerjasama.

” Kami berharap proyek pagar ini dikerjakan dengan kualitas bagus, karena beban dari pagar tersebut, khawatir apabila pondasinya terjadi runtuh atau tidak kuat menahan beban, maka pagar juga ikut roboh,” katanya.

Sementara itu, Didi sebagai pelaksana Proyek Pagar Keliling RSUD Labuan, membenarkan bahwa pondasi lama bagian belakang tidak dibongkar dan Pagar menumpang di pondasi lama.

” Memang betul Pagar ini menumpang di pondasi lama, dan itu sudah sesuai dengan arahan Dinkes dan Konsultan Pengawasan, dan uangnya di alihkan ke pembangunan lain,” katanya.

Dijelaskan dia, berdasarkan perhitungan MC-0 sampai MC-100 apabila masih ada kelebihan uang dan kalau mau di serap harus dialihkan ke pembangunan lain.

” Berdasarkan hitungan Konsultan Pengawasan masih ada sisa dan kalau kita sebagai pelaksana ingin menyerapnya ya kita harus kerjakan yang lainnya, seperti proyek ini, harusnya PJU Soler Sel harusnya 6 unit, tapi ini jadi 13 unit PJU,” kilahnya.

Pagar menumpang diatas pondasi lama, kata Didi, hal tersebut lebih ditanyakan langsung kepada Dinkes dan Konsultan Pengawasan.

” Sebetulnya bukan ranah saya untuk ngomong, soal pagar menumpang di atas pondasi lama, lebih bagusnya bisa langsung ke Konsultan Pengawasan dan Dinkes Provinsi Banten,” terangnya.

Saat ditanya Konsultan Pengawasan dari Proyek Pagar Keliling RSUD Labuan dari perusahaan mana, Didi mengaku lupa bahkan saat diminta nomor kontaknya, Didi mengaku tak membawa Ponselnya.

” Saya gak bawa telepon, nanti Asep sebagai Konsultan kesini, karena proyek ini juga belum rampung semuanya,” tutupnya. (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *