Wagub Banten Minta Dana Desa Dimaksimalkan untuk Penanggulangan Covid 19

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Serang 2020-2025 di Hotel Swisbel Inn Cikande, Kabupaten Serang, Senin (30/11). Dalam sambutannya wagub meminta perangkat desa membantu kepala desa memaksimalkan penggunaaan dana desa untuk penanggulangan pandemi covid 19.

“Di tengah pandemi Covid 19, saya berharap PPDI Kabupaten Serang dan segenap perangkat desa mengelola Dana Desa dengan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD), melalui pengelolaan secara swakelola, serta pendayagunaan sumber daya alam, teknologi tepat guna, inovasi dan sumber daya manusia desa,” kata wagub.

Selain itu, kata wagub, pekerjanya juga harus diprioritaskan bagi anggota keluarga miskin, pengangguran atau setengah penganggur, serta anggota masyarakat marjinal lainnya.

Wagub mengungkapkan, pada tahun 2020, Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan bantuan keuangan kepada 1.238 pemerintahan desa dengan nilai sebesar Rp 61,9 miliar dimana alokasi bantuan keuangan desa di Kabupaten Serang sendiri mencapai Rp 16,30 miliar.”Bantuan Keuangan Desa yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten bersifat komplementer sedangkan sumber utama dan terbesarnya adalah Dana Desa yang bersumber dari APBN,” imbuhnya.

Lebih jauh wagub meminta bantuan keuangan desa Pemerintah Provinsi Banten diprioritas pada beberapa bidang prioritas, khususnya bidang pendidikan dan
kesehatan dengan program kolaborasi membangun desa di antara perangkat desa bersama pondok pesantren dan perguruan tinggi. “Melalui program kuliah kerja nyata serta penyediaan tenaga kesehatan di desa diperlukan untuk pembangunan sumber daya manusia,” imbuhnya.

Selain itu, kata wagub, pembangunan prasarana perhubungan, seperti fasilitas jalan guna mendorong proses perdagangan antar daerah agar menjadi prioritas. “Dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui program kemitraan juga
dapat dilakukan melalui kemitraan dengan industri melalui program corporate social responsibility (CSR),” ujarnya. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *