Terumbu Kota Cilegon Anggap Panitia Tidak Profesional

SERANG – Acara Golok Day yang memperingati hut Kota Cilegon ke-19 menjadi kekecewaan besar dari salah satu perguruan pesilat yaitu Terumbu Kota Cilegon, hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Terumbu Kota Cilegon Feriyana, saat ditemui di salah satu tempat Rumah Makan di Kota Cilegon, Selasa (8/6/2018).

“panitia hut Kota Cilegon diacara Golok Day masih belum profesional, Kenapa kami bilang panitia tidak profesional karena acara golok day ini panitia malah memprioritaskan seni budaya luar padahal di Kota Cilegon khususnya di Banten kita memiliki banyak sekali seni budaya, awalnya kami diundang untuk mengisi acara kami sudah mengerahkan pesilat-pesilat diusia dini dan dihadiri oleh guru-guru besar tetapi kami tidak diberikan untuk pentas,”ujarnya Ketua Terumbu Kota Cilegon.

Ia melanjutkan, bahwa Perguruan Silat Terumbu Banten sudah menyediakan 500 pesilat untuk meramaikan golok day, dan 500 pengurus.

“Kedepannya acara golok day ini panitia bisa profesional lagi, jangan sampai menjanjikan untuk tampi tapi hasilnya mengkecewakan, dan kembangkan seni silat yang ada di Kota Cilegon bukan seni luar dari Kota Cilegon, padahal kita sudah dijanjikan untuk menampilkan 500 pesilat yang didik oleh Perguruan Terumbu tapi malah tidak tampil dengan alasan tidak masuk diakal,”katanya.

Sedangkan, Wakil Ketua Terumbu Kota Cilegon Ahmat Farid menambahkan, bahwa acara kemarin bukan acara hut Golok Day tetapi Hut Kota Cilegon, dimana Hut tersebut miliki warga Kota Cilegon bukan orang lain.

“Saya peribadi saya ikut berjuang untuk pembentukan Kota Cilegon sampe saat ini yang sudah menginjak 19 tahun, kemarin itu hari Kota Cilegon dimana Elemen Masyarakat, dan Elemen Pemerintah mengikuti dan meramaikannya,”ucapnya.

Lanjutnya, dihut Kota Cilegon ini dirinya kecewa atas tindakan panitia yang tidak bisa menghargakan seni budaya silat dan perguruan silat khususnya perguruan silat Terumbu.

“Kami sudah daftar menjadi peserta dan kami juga dijanjikan untuk menampilkan silat yang dimiliki Perguruan Terumbu tetapi hasilnya kita hanya mendapatkan kekecewaan oleh panitia pasalnya kita tidak bisa tampil dengan alasan yang tidak masuk diakal katanya matrasnya panas, jadi ini panitia sudah menunjukan bahwa panitia tidak profesional, kami sekeluarga besar Terumbu Kota Cilegon cukup menyayangkan acara tersebut dan kecewa dengan pihak panitia,” pungkasnya. (Ildhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *