Strategi Kesbangpol Wujudkan Target 80 Persen Pemilih di Banten

DBC I Serang – Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Banten, Ade Ariyanto mengungkapkan, penyebarluasan informasi terkait Pemilu saat ini difokuskan pada generasi muda dan pondok pesantren yang nantinya menjadi pemilih pemula.

Ade mengakui perlu cara khusus dalam sosialisasi pelaksanaan pemilihan kepada pemilih pemula.

“Sosialisasi ini tidak serta merta dalam rapat terbuka, dalam bentuk kegiatan-kegiatan dalam satu ruangan. Tentu sekarang sudah era digital. Era yang sudah sangat mobile. Tentunya bagaimana informasi itu bisa tersampaikan (ke pemilih pemula),” papar Ade kepada wartawan di Serang, Selasa (18/12).

Upaya tersebut merupakan bagian dari amanat Pasal 434 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Salah satu terobosan yang dilakukan Badan Kesbangpol misalnya, aktif dalam menangkal isu/berita hoax dengan memberikan pendidikan politik yang sehat.

Selain itu kita juga telah banyak membuat slogan-slgoan singkat, spanduk dan baliho yang memuat konten terkait pentingnya penggunaan hak suara pemilih pemula bagi nasib Indonesia ke depan.

“Kita sudah pasang pesan singkat melalui berbagai media luar ruang seperti spanduk, baliho di berbagai tempat strategis di wilayah Banten. Contohnya, soal gunakan hak suara pada saat pengumungutan suara, sukseskan Pemilu 2019, Itu sudah merupakan pesan tersirat penegasan bagaimana mendorong masyarakat bisa datang ke TPS nanti,” katanya.

Selain itu, Ade menilai sebagian besar pemilih pemula juga tak mengetahui secara rinci 20 partai politik peserta Pemilu 2019.

Sehingga, materi-materi kreatif melalui berbagai jenis media perlu dikembangkan guna memancing antusiasme pemilih pemula.

“Pemilih pemula akan jadi penasaran. Mudah-mudahan bisa membantu menyebarluaskan pelaksanaan Pemilu 2019,” kata dia.

Langkah seperti ini, menurut Ade, juga untuk memenuhi target partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 sebesar 80 persen sebagaimana yang disampaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten dalam berbagai kesempatan.

“Sejatinya apa yang ditargetkan kiranya dengan berbagai upaya pemerintah adalah dalam rangka meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat,” katanya.

(Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *