Sosialiasi Pencegahan Tipikor : Waduh, Penunggak Pajak Juga Terancam Pidana

SERANG I DINAMIKA BANTEN –– Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Ahmad Budiman mengatakan bahwa penegakan tindak pidana korupsi tidak hanya dilakukan pada internal pegawai Bapenda saja, tetapi para wajib pajak yang melakukan pelanggaran kaitan kewajibannya sebagai wajib pajak juga akan ditindak oleh APH sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Jadi sosialisasi ini bukan hanya pure untuk alarm kita saja, melainkan wajib pajak yang terindikasi ada unsur perbuatan melawan hukum juga akan ditindak. Contoh kita sudah beberapa kali melayangkan surat kepada wajib pajak (WP) yang menunggak namun tidak ada respon, nanti kita akan kordinasi dengan pihak Kejaksaan untuk menindaklanjuti apakah didalamnya ada unsur perbuatan melawan hukum atau tidak, jika ada misalnya maka pihak Kejaksaan akan memproses lebih lanjut,”  kata Budi seusai acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Ballroom Bapenda, KP3B, Kota Serang,  Senin 21 November 2022.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan mempersiapkan terlebih dahulu data wajib pajak sembari berkomunikasi langsung dengan APH untuk memastikan apa saja yang dibutuhkan dalam hal penindakan.

Budi menyatakan, penindakan dilakukan kepada wajib pajak yang terkesan abai dan tidak taat pajak. “Tidak ada pengecualian, baik perusahaan maupun perorangan kita akan tindak,” tegasnya.

Melalui momentum tersebut, Budi berharap seluruh jajaran instansi daerah dan vertikal bisa berkolaborasi, sehingga tugas pokok dan fungsi masing-masing bisa berjalan dengan baik. Sementara untuk wajib pajak, lanjut Budi, supaya secara tertib melaksanakan pembayaran kewajiban atas seluruh pajaknya. Baik itu kewajiban pajak daerah maupun pajak nasional.

Secara resmi acara sosialisasi dibuka langsung oleh Kepala Bapenda Provinsi Banten, H. Opar Sohari. Turut hadir seluruh Kepala UPT Samsat, Sekretasis dan para Kepala Bidang, Kepala Seksi dan seluruh ASN Bapenda Provinsi Banten. Bertindak sebagai narasumber adalah dari unsur Kejaksaan Tinggi Banten. (Red/adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *