SMPN 1 Pamarayan Bimbing BDR dengan Modul Buku

SERANG I DINAMIKABANTEN.CO.ID – Kepala UPT SMPN 1 Pamarayan, kecamatan Pamarayan, kabupaten Serang, H. Mail Ismail menegaskan bahwa sekolah memfasilitasi modul buku bagi peserta didik namun tidak wajib bagi siswa untuk membelinya. Ini merupakan upaya sekolah dalam memberikan bimbingan BDR kepada peserta didik. Buku yang diberikan kepada siswa adalah buku modul sesuai dengan surat edaran Menteri Pendidikan nomor 15 tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah (BDR) dalam masa darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19).
“Dasar hukumnya Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah nomor 66 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah nomor 17 tahun 2020. Juga Peraturan Menteri Pendidikan nomor 33 tahun 2019 tentang satuan pendidikan aman bencana,”kata H. Mail Ismail kepada wartawan, melalui pesan elektronik, Minggu (24/1).
Menurut H. Mail, dalam rangka pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat penyebaran corona virus disease (Covid-19), melalui penyelenggaraan belajar dari rumah (BDR) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Belajar dari rumah melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring (Dalam jaringan) dan atau luring (luar Jaringan). Untuk daring, selain yang disediakan oleh kemendikbud, terdapat juga sumber dan media pembelajaran yang dikelola oleh mitra penyedia teknologi pembelajaran yang dapat dilihat daftarnya pada laman https //bersamahadapicorona. Kemendikbud.go.id/category/aplikasi-pembelajaran.
Sedangkan untuk media dan sumber pembelajaran luring, kata H. Mail, pembelajaran di rumah secara luring dapat dilaksanakan melalui televisi contohnya program belajar dari rumah melalui TVRI, radio, modul belajar mandiri dan lembar kerja, bahan ajar cetak, alat peraga dan media belajar dari benda juga lingkungan sekitar. “Untuk pembelajaran luring maka dibutuhkan sumber pembelajaran salah satunya modul buku mandiri dan lembar kerja,”tegas H. Mail.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Adang mengatakan untuk efektivitas pembelajaran jarak jauh (PJJ) di SMPN 1 Pamarayan, sekolah memfasilitasi modul bagi pembelajaran jarak jauh. Penggunaan akun belajar.id dari kementerian pendidikan dan kebudayaan mulai digunakan, sebagai penunjang dalam prmbelajaran jarak jauh. Zoom meeting, google meet dan aplikasi lain dan mendukung pembelajaran jarak jauh. Kunjungan siswa ke sekolah dalam 1 bulan 1 kali pertemuan,sebagai upaya untuk memutus rasa kejenuhan siswa selama belajar jarak jauh. kegiatan selama kunjungan siswa yaitu olahraga bersama, menjelaskan tugas- tugas untuk 3 minggu kemudian, membersihkan kelas dan lingkungan sekolah. Selama pembelajaran jarak jauh pihak sekolah selalu bekerjasama dengan baik dengan orang tua siswa. (Murjiman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *