SMKN 7 Kota Serang Miliki Tempat Uji Kompetensi Bidang Permesinan

Serang I DBC — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten bersama PT. Intermesindo Foging Frima dan PT. Formosa Teknologi Sentral meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) bidang Permesinan di SMK Negeri 7 Kota Serang.

Peresmian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani, Kabid SMK, Arkani, Perwakilan dari Perusahaan PT.Intermesindo Foging Frima dan PT. Formosa Teknologi Sentral, Kepala SMKN 7 Kota Serang, Subai dan perwakilan dan sejumlah SMK di Kota Serang.

Kadindikbud Provinsi Banten, Tabrani menyatakan dengan hadirnya Tempat Uji Kompetensi (TUK) di SMK ini menjadi jawaban kebutuhan kompetensi siswa untuk menyelaraskan dengan kebutuhan yang sesuai dengan standar perusahan dan industri.

“Jadi pengangkatan SMK TUK ini, merupakan salah satu bentuk peningkatan kualitas terhadap program SMK,” katanya.

Dengan demikian, para lulusan SMK TUK bisa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Salah seorang pembicara dari perwakilan PT. Intermesindo Foging Frima mengatakan bahwa untuk menjadi SMK TUK, setiap SMK binaan harus mengikuti standarisasi yang sudah ditentukan oleh kami. Mulai dari ruang praktek, kelengkapan sarana laboraturium, unit mesin yang bervariasi serta tools dan equipment yang lengkap sesuai dengan yang disyaratkan. Selain itu, keberadaan tenaga pengajar atau guru juga harus dipenuhi oleh para SMK calon TUK.

Sementara itu Kepala SMK Negeri 7 Kota Serang, Suba’i didampingi Wakasek Bidang Kehumasan Wibowo Hendratmojo menjelaskan munculnya gagasan untuk membuat TUK adalah karena kian sulitnya siswa/i SMK saat ingin mengikuti Prakerin di perusahaan – perusahan.

“Jika tidak ada solusi, ini akan menghambat kurikulum pendidikan yang sudah kami tentukan. Sehingga bersama jajaran Wakasek dan para guru, kami berdiskusi untuk melakukan inovasi dalam menjembatani kebutuhan kompetensi siswa,” urainya kepada Tangerang Raya, Senin (16/11) di Serang.

Sekarang, kata dia, bersyukur karena kerja keras kami telah membuahkan hasil dengan telah diresmikannya Tempat Uji Kompetensi (TUK) ini.

“Jadi siswa kami khsususnya jurusan permesinan tidak perlu lagi repot-repot nyari perusahaan untuk Praktek Kerja Industri (Prakerin). Karena kami telah memiliki TUK berstandar sesuai SOP perusahaan dan telah dikerjasamakan dengan dua perusahaan,” ucapnya.

Pihaknya juga membolehkan SMK lain yang ingin mendaftarkan siswanya untuk mengikuti Prakerin di TUK SMKN 7 Kota Serang. “Selama jurusannya sama, sekolah lain juga boleh ikut Uji Kompetensi disini,” katanya.

Suba’i juga mengaku tengah melakukan penjajakan kerja sama dengan perusahan sepetda motor untuk kembali membentuk TUK jurusan Tekni Kendaraan Ringan (TKR).

“Saat ini sedang dilakukan penjajakan untuk kerja sama TUK SMK jurusan TKR. Insha Allah kalau tidak ada halang rintang dalam waktu dekat ini akan segera kami resmikan juga,” timpalnya. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *