Sabet Juara Satu PCTA, Robot Mitigasi Bencana SMK Bismillah Jawab Era Industri 4.0

SERANG I DBC — Inovasi teknologi SMK Bismilah seperti tidak ada habisnya dalam menciptakan robot-robot bermanfaat bagi kelangsungan peradaban manusia modern seperti saat ini. Tebaru, anak didik Alvi Ruzabadi ini mampu menciptakan robot mitigasi bencana dan berhak memboyong piala juara satu pada ajang Parade Cinta Tanah Air (PCTA) Tingkat Provinsi Banten yang berlangsung di Marbella Hotel, Anyer, belum lama ini.

Kepala SMK Bismillah, Alvi Ruzabadi menjelaskan menghadirkan robot mitigasi bencana pada lomba PCTA itu bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya bahwa kami SMK Bismillah siap menjawab tantangan perkembangan teknologi era industri four piont zero (4.0).

Alvi memaparkan bahwa revolusi industry 4.0 ini ditandai dengan Robot, artificial intelligence, machine learning, biotechnology, blockchain, internet of things (IoT), driverless vehicle.

“Misalnya para karyawan pembuat mobil akan digantikan oleh robot. supir taksi digantikan oleh driverless car, kurir JNE akan digantikan drone, Bank akan digantikan smartphone dan blockchain, lalu artificial intelligence akan membantu anda memesan makan siang via go food dan teknologi-teknologi lainnya,” kata Alvi.

Menurut Alvi, revolusi Industri 4.0 merupakan salah satu pelaksanaan proyek strategi teknologi modern Jerman 2020 (Germany High-Tech Strategy 2020). Strategi tersebut diimplementasikan melalui peningkatan teknologi sektor manufaktur (industri), penciptaan kerangka kebijakan strategis yang konsisten, serta penetapan prioritas tertentu dalam menghadapi kompetisi global.

“Revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental. Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya, revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala, ruang lingkup dan kompleksitas yang lebih luas. Kemajuan teknologi baru yang mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis telah mempengaruhi semua disiplin ilmu, ekonomi, industri dan pemerintah,” paparnya.

Dijelaskan, pendidikan 4.0 adalah fenomena yang merespon kebutuhan revolusi industri keempat dimana manusia dan mesin di selaraskan untuk mendapatkan solusi, memecahkan masalah dan tentu saja menemukan kemungkinan inovasi baru.

“Dengan demikian SMK Bismillah mencoba menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan tantangan dan kebutuhan pada era sekarang ini. Kurikulum yang membuka akses bagi generasi milenial mendapatkan ilmu dan pelatihan untuk menjadi pekerja yang kompetitif dan produktif,” timpalnya.

Sementara itu, Pembina Peserta/siswa SMK Bismillah, Azmi mengaku bersyukur atas prestasi yang diraih akan didiknya itu. “Awalnya saya tidak menyangkan akan berprestasi bahkan menjadi juara satu ini, mengingkat lawan-lawan yang kita hadapi adalah sekolah sekolah yang saat ini sebut SMK unggulan,” ucapnya.

Tapi, kata Azmi rupanya siswa kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi sehingga mampu mempresentasikan keunggulan dan kelebihan pada robot mitigas bencan ini. “Yang pasti kami bangga dan terharu dengan capaian prestasi anak-anak yang luar biasa ini,” ungkapnya.(Suhedi/Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *