Puluhan Hektar Sawah Terancam Kekeringan Akibat Bendungan Ciburial Ambrol

LEBAK | DINAMIKA BANTEN — Akibat meluapnya air kali Ciburial beberapa waktu yang lalu mengakibatkan bendungan Ciburial Ambrol, ambrolnya bendungan tersebut dikeluhkan oleh Warga desa Sawarna pemilik lahan sawah di blok Leles desa Sawarna Kecamatan Bayah kabupaten Lebak Banten, pasalnya sejak terjadi banjir bandang tahun 2021 lalu yang menghancurkan bendungan Ciburial yang mengairi kurang lebih 80 Hektar sawah belum di perbaiki, warga berharap pemerintah segera membangun bendungan tersebut, hasil pantauan awak media di lapangan warga melakukan gotong royong membuat tanggul sementara dengan menggunakan terpal agar air bisa mengalir, Selasa (24/5/2022)

Saat ditemui disela sela kegiatan gotong royong Makrudin salah satu warga mengatakan kami berharap pada ibu Bupati Lebak dan dinas terkait segera membangun bendungan Ciburial ini, sejak terjadinya banjir bandang di tahun 2021 lalu sampai sekarang belum ada penanganan dari pemerintah untuk antisipasi kekeringan karena pasokan air tidak ada, tandasnya.

“Sekarang sudah tahun 2022 dan sudah memasuki masa tanam kembali tapi bendungan Ciburial belum juga ada perbaikan, saya mohon pihak terkait segera membangun bendungan tersebut, sebab bila ini tak kunjung di bangun maka kekeringan akan terjadi diblok leles dan nantinya akan mempengaruhi hasil produksi hasil tanam padi di Sawarna, sekali lagi kami mohon atas nama para petani agar pembangunan bisa dilakukan lebih awal tahun ini 2022.” Harapnya.

Sementara Iwa Sungkawa ( Jaro Iwa ) kepala Desa Sawarna saat di temui di ruang kerjanya mengatakan, kami dari pihak Pemerintah Desa Sawarna sudah melakukan upaya untuk membuat tanggul sementara agar bisa mengalirkan air ke Sawah diblok Leles, Terangnya.

Sejak awal terjadi bencana kita laporkan dan sudah sampaikan ke Dinas terkait bahkan pernah di tinjau langsung oleh UPTD dinas terkait ke lokasi, terus terang kalo dengan swadaya saja sulit membangun bendungan tersebut, karena ini memerlukan anggaran besar kami pihak desa cuma hanya mampu melakukan penanggulangan sementara saja, kemarin juga kita dibantu terpal pihak PT. Cemindo Gemilang Tbk untuk penanggulangan sementara, tentunya harapan kami pemerintahan desa dan masyarakat Sawarna berharap besar bendungan ciburial ini segera dibangun Karena bukan cuma ke sawah saja air tersebut digunakan tetapi juga dipakai oleh warga untuk mencuci dan mandi di dua kampung.” Tutur Iwa.

Ditempat yang beda Dedi (42) penggarap dan pemilik sawah di blok Leles menambahkan, sawah kami di blok Leles tergantung pada irigasi tersebut dimana bukan cuma hanya sawah yang akan mengalami kekeringan tapi kolam ikan, dan kebutuhan air untuk kegiatan sehari hari warga pun akan terganggu karena pasokan air tersebut dipakai juga masyarakat desa Sawarna untuk mencuci dan mandi di kampung Lebak Petey dan Kampung Leles harapan kami agar pembangunan bendungan Ciburial segera terealisasi, Ungkapnya. (Didin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *