Progres Pembangunan Rehabilitasi Irigasi Garugak Capai 100 Persen

DBC | Serang – Pembangunan Rehabilitasi saluran sekunder irigasi Garugak yang lokasinya di Desa Bendung Kecamatan Tanara Kabupaten Serang Provinsi Banten. Senilai 11 milyar yang dikerjakan oleh PT Manunggal Bina Sejati, mencapai 95 Persen.

Pasalnya Pelaksanaan pembangunan Rehabilitasi Saluran Sekunder Irigasi yang menjadi pengairan para petani diwilayah Kecamatan Tanara dan sekitarnya dikerjakan dengan hati-hati oleh pelaksana demi mengutamakan mutu dan kualitas hasil yang dicapai.

Pelaksanaan Pamanfaatan air Ciliwung Cisadane untuk Irigasi pertanian dari Kementrian Pekerjaan Umum Deraktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar, salah satu jaringan irigasi yang ada Di wilayah utara kabupaten Serang ini, ucap Nano sebagai Admin PT. Manunggal Bina Sejati, “Alhmdulilah pekerjaan Irigasi yang dilakasnakan oleh pihak Pelaksana dikerjakan sangat hati-hati, semoga hasilnya sesuai harapan masyarakat petani, Irigasi Garugak yang sudah dibangun, capai target sesuai perencanaan.

“Demi untuk memenuhi kebutuhan warga tani sehingga kedaan saluran irigasi harus direhabilitasi agar dapat diatur sesuai kebutuhan para petani, dengan adanya pembangunan sekunder irigasi diwilayah utara penampungan air bisa mudah untuk membagi Air ke persawahan, kini pekerjaan yang tercapai sesuai perencanaan dan petunjuk teknis (Juknis) yang membentang disepanjang 4010 meter, dan tiga titik Jembatan panjang 8 meter, lebar 6 meter yang menghubungkan Desa Bendung, Desa Karang Kobong dan Desa Kedung Wilayah Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang yang menjadi akses masuk Jalan poros Desa “imbuhnya.

Yopi selaku Pelaksana lapangan PT Bina Manunggal Sinergi, saat ditemui dilapangan, Selasa (25/12) dirinya mengaku pembangunan Saluran Sekunder Irigasi Garugak, “terus digenjot, agar target hasil yang dicapai maksimal, mengingat bulan ini sudah musim penghujan.

“Kami telah melakukan koordinasi sejak awal dalam pelaksanaan pekerjaan hal ini biasa kami lakukan agar kegiatan Rehabilitasi Saluran Sekunder Garugak ini berlangsung baik, setiap item pekerjaan diawasi dan kami komunikasikan dengan konsultan pengawas. Termasuk pengujian semua matrial sebelum dipasang matrial batu, juga pengukuran yang tepat dalam menggunakan semua matrial yang dipakai sesuai petujuk teknis(juknis) dan petunjuk pelaksana (juklak), untuk mengoptimalkan kwalitas dan kwantitas hasil pekerjaan, “Kata

Menurut Yopi kualitas dan tanggungjawab dalam sebuah pekerjaan itu merupakan salah satu komitmen. Dengan hasil yang dicapai maksimal maka akan menjadi kepuasan bagi kami serta akan berdampak positif juga bagi masyarakat. Kami selaku pihak rekanan selain dituntut harus selesai tepat waktu tapi pekerjaan yang dilakukan juga harus berkualitas, sehingga pekerjaan tersebut dapat bertahan lama. Dengan begitu apa yang sudah dibangun dapat dinikmati masyarakat petani dengan menunjang kegiatan perekonomi masyarakat, “Ungkapnya

(Eli Iskandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *