Program Unggulan 2021, SMA Negeri 1 Waringin Kurung Hadirkan Perpustakaan Digital

SERANG I DINAMIKABANTEN — Pandemi Covid-19 berdampak pada pembatasan seluruh aktivitas, tak terkecuali layanan perpustakaan yang dituntut untuk melakukan transformasi dalam bentuk layanan digital untuk tetap memberikan pengetahuan terhadap seluruh masyarakat dan lebih khusus para pelajar di bangku pendidikan. Hal inilah yang mendorong SMA Negeri 1 Waringin Kurung Kabupaten Serang menghadirkan perpustakaan digital atau disebut juga Smart Library.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Waringin Kurung, Nurdiana Salam, S.Pd, M.Pd bersyukur dengan kehadiran perpustakaan digital itu. “Syukur alhamdulillah, adalah ucapan yang paling indah dan bermakna untuk melukiskan rasa bangga dan bahagia atas terwujudnya salah satu program unggulan SMA Negeri 1 Waringin Kurung tahun 2021, yakni Perpustakaan Digital atau disebut pula Smart Library,” ucapnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (24/1).

Lebih lanjut, Nurdiana Salam menjelaskan seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, saat ini perpustakaan tidak hanya dalam wujud konvensional melainkan telah mengalami perkembangan yang lebih maju menyesuaikan dengan tuntutan zaman di era industri 4.0 bahwasanya seluruh aspek kehidupan manusia akan menjadi lebih enteng dan mudah jika terkoneksi secara digital, demikian pula halnya pada dunia kepustakaan.

“Perpustakaan adalah salah satu sumber penyedia informasi yang sangat vital, menentukan maju mundurnya dunia keilmuan dan pendidikan. Keberadaan perpustakaan dan budaya gemar membaca, suka meneliti menjadi parameter kemajuan literasi masyarakat, bahkan bangsa dan negara. Seiring dengan kemajuan teknologi dan melihat begitu urgennya perpustakaan maka dunia pustaka selalu update bersama perkembangan teknologi. Digital Library (e-library) adalah teknologi kepustakaan yang populer dalam dekade terakhir ini, yaitu suatu perpustakaan yang menyimpan data dalam kapasitas besar, baik itu berupa buku (tulisan), gambar, dan suara, dalam bentuk file elektronik dan bisa diakses oleh user dari berbagai jenis gadget melalui protokol elektronik jaringan komputer lokal ataupun global,” jelas Mantan Kepala SMA Negeri 3 Kota Serang ini.

Ia melanjutkan, kehadiran perpustakaan digital di sekolah yang dibangun pada tahun 2006 itu tentunya akan menjadi penguatan dalam pemasyarakatan budaya literasi di lingkungan sekolah bagi siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, maupun bagi segenap stakeholders sekolah. Di samping itu tentunya menjadi pelengkap dan penyempurna dari perpustakaan konvensional yang dikembangkan selama ini,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan adaptasi perpustakaan digital akan memanjakan user dalam pemanfaatnnya karena system terkoneksi secara digital pola kerjanya menyerupai google.

“Kelebihan lainnya adalah berbagai konten dapat dikontrol untuk khusus pendidikan, jadi tidak perlu khawatir ada berita hoax, iklan ataupun konten negatif lainnya. Pengguna dapat menonton video layaknya youtube, hebatnya lagi karena tidak perlu menggunakan kuota internet ataupun pulsa tetapi cukup menggunakan area jaringan Wi-Fi sekolah yang telah tersedia, bahkan satu konten buku dapat diakses oleh semua siswa dan guru di sekolah pada waktu yang bersamaan, jadi tidak perlu membebani siswa dan guru untuk membeli buku-buku pelajaran sekolah ataupun buku-buku referensi yang diperlukan karena semua kebutuhan telah tersedia pada server system,”tuturnya.

Terpisah, Guru Pustakawan SMA Negeri 1 Waringin Kurung, Saptaning mengatakan perpustakaan digital ini memuat kurang lebih 8.000 buku akan sangat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan literasi dan menambah wawasan lebih luas.

“hal ini penting untuk memastikan kita lebih siap mengikuti asesmen nasional yg salah satu tujuannya akan mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa,”tutupnya.

Ia menjelaskan tujuan inovasi perpustakaan digital adalah pertama memberikan solusi cerdas dan ekonomis bagi lembaga pendidikan ataupun masyarakat umum dalam penciptaan perpustakaan yang komprehensif sesuai dengan tuntutan zaman dan kebutuhan user.

Kedua memberikan solusi media referensi digital lengkap, mudah, dan efisien untuk pembelajaran dan eksplorasi data bagi masyarakat, pelajar, pendidik, akademisi dan para peneliti dan ketiga mengedukasi masyarakat dalam pemanfaatan teknologi khususnya dalam pembelajaran dan kepustakaan serta dalam berbagai bidang lainnya. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *