Program Bedah Rumah Dimulai, Sudah Ada 209 Rumah Terverifikasi

TANGERANG | DINAMIKA BANTEN — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) kembali menghadirkan program bedah rumah, Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat pra sejahtera di wilayah Kota Tangerang.

Wakil Walikota Tangerang H. Sachrudin secara langsung meresmikan dimulainya bedah rumah salah satu warga di wilayah Kecamatan Neglasari yang ditandai secara simbolis dengan peletakan batu pertama.

“Alhamdulillah rumah bapak dan ibu bisa dibedah, sehingga nantinya dapat tinggal di rumah yang lebih layak,” ujarnya saat meresmikan bedah rumah milik Dana Sudiana yang berada di RT. 01/14, Kelurahan
Karangsari, Neglasari, Rabu (23/3).

Sachrudin mengungkapkan, sejak tahun 2019 – 2021, Pemerintah Kota Tangerang telah membedah tak kurang dari 784 Rutilahu di seluruh wilayah Kota Tangerang.

Selain bedah rumah, Wakil Walikota juga memfasilitasi agar putera puteri dari Dana Sudiana dapat masuk dalam daftar penerima manfaat program Tangerang Cerdas.

“Anaknya nanti bisa sekolah dan jadi penerima manfaat beasiswa Tangerang Cerdas,” ungkap Sachrudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, (Disperkimta) Kota Tangerang Ir.Sugiharto Achmad Bagja mengatakan, adapun tujuan dari bedah rumah ini adalah untuk menciptakan rumah yang layak huni bagi masyarakat Kota Tangerang.

“Secara kronologis data yang kami dapatkan itu dari bawah, yaitu dari RT/RW melaporkan ke Kelurahan, lalu Kecamatan, baru disampaikan kepada kami. Setelah itu nanti ada proses verifikasi kelayakan,” katanya.

Ugih, biasa pria ini disapa menambahkan, verifikasi nanti akan dilakukan oleh surveyor yang merupakan arsitektur, dan ahli teknik sipil. Secara umum, syarat rumah untuk dibedah adalah antara lain tidak adanya ventilasi, jendela, dinding yang masih bilik, dan sebagainya.

“Untuk saat ini, sudah terverifikasi 209 rumah yang tersebar dari 13 Kecamatan dan 104 Kelurahan yang ada di Kota Tangerang. Itu semua variatif tergantung dari basic data yang ada dari aplikasi SiData,” ungkapnya.

Dengan adanya bedah rumah ini, kata Ugih, diharapkan masyarakat Kota Tangerang dapat hidup sehat dengan rumah yang layak huni dan aman.

“Saya harap masyarakat Kota Tangerang dapat hidup lebih sehat dengan kondisi rumah yang lebih layak, yang rumahnya tadi belum ada jendela, sirkulasi udara dan lantai yang belum dikasih keramik, sekarang sudah jadi lebih baik dan layak huni,” harapnya.

“Pemkot Tangerang akan upayakan semaksimal mungkin untuk bantu agar masyarakat Kota Tangerang bisa hidup lebih baik,” tambahnya.

Ia berharap melalui Program Bedah Rumah tersebut, warga kurang mampu bisa memiliki rumah layak huni yang sehat.

Ditambahkan, untuk sumber dana program bedah rumah tersebut berasal dari APBD Pemkot Tangerang. Anggaran tersebut diperuntukan bagi pengadaan material, upah tukang dan biaya lainnya.

“Dana tersebut merupakan stimulan, jadi kalo kerabat ataupun tetangga mau menyumbang silakan. Karena memang program ini berbasis gotong royong masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, keluarga Dana Rusdiana sebagai penerima program Bedah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Tangerang atas bantuan yang telah diberikan untuk dapat tinggal di rumah yang lebih layak.

“Sebentar lagi tinggal di rumah yang lebih baik dan tidak bocor,” ujarnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *