Ponpes Bismillah Salurkan Bantuan Tsunami Selat Sunda

DBC I Serang – Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Bismillah telah menyalurkan bantuan untuk membantu pengungsi dan korban tsunami Selat Sunda.

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Kepala SMK Bismillah H. Alvi Ruzabadi kepada jajaran Polsek Padarincang untuk diserahkan ke daerah yang tertimpa bencana khususnya di Kecamatan Sumur.

“Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian civitas akademik Yayasan Ponpes Terpadu Bismillah untuk meringankan derita para pengungsi dan korban terjangan tsunami dahsyat yang menerjang Carita, Pasauran, Cinangka, Sumur dan Ujung Kulon ,” kata Alvi usai menyerahkan bantuan yang di terima oleh Petugas Polsek Padarincang, belum lama ini.

Alvi mengatakan, bantuan tersebut berasal dari sumbangan pimpinan, para guru, pegawai dan santri/santriwati Ponpes Bismillah yang dikumpulkan yaitu berupa sajadah, selimut, sarung, kaos, pampers, kerudung, mukena, beras, mie instan, makanan, roti, air mineral dan uang tunai.

Alvi menjelaskan, bantuan yang di salurkan untuk para pengungsi dan korban terjangan tsunami tersebut tidak seberapa jika dibandingkan dengan penderitaan yang mereka alami.

“Bantuan ini tidak seberapa, namun kita turut berduka dan merasakan betapa berat musibah yang menimpa masyarakat yang terdapak,” katanya.

Bantuan kepada para pengungsi dan korban tsunami selat sunda terus mengalir baik di posko Carita Kabupaten Pandeglang maupun di Kecamatan Anyer dan Cinangka Kabupaten Serang.

Tim penanggulangan bencana di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baik dari Kabupaten Pandeglang maupun dari Kabupaten Serang terus menyalurkan bantuan kepada korban terdampak.

Di Kecamatan Cinangka sendiri terdapat tujuh desa terdampak yakni Kamasan, Sindang Laya, Cinangka, Karang Suraga, Bulakan, Pasauran, Umbul Tunjung. Sementara di Kecamatan Anyer yakni Desa Cikoneng, tepatnya Pulau Sangiang.

(Suhedi/Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *