Pj Gubernur Banten Al Muktabar: SDM Harus Tetap Dikembangkan

BANTEN | DINAMIKA BANTEN – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, agenda pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hal yang harus tetap dikembangkan. Pondok pesantren mengembangakan SDM yang berbasis religius Islam.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai menerima Silaturahmi Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten Jl. Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Baru,  Kota Serang, Jum’at (27/1/2023).

“Hari ini kami menerima silaturahmi Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) dalam rangka rencana Rapat Kerja (Raker) FSPP yang akan dilakukan pada 1 Februari 2023,” ungkapnya.

“Kami membicarakan agenda pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis religius dalam hal ini Islam, juga dibicarakan agenda teknis lainnya. Ini nyambung dengan apa yang selalu kita katakan, SDM adalah hal yang harus tetap dikembang terus karena itu sumber kapital kepemilikan kita ke depan,” tambah Al Muktabar.

Dikatakan, selain pengembangan SDM, turut dibicarakan akses aktivitas ekonomi dengan segala sumber daya ekonomi yang dimiliki pondok pesantren.  

“Hal ini sejalan dengan upaya kita dalam menekan inflasi, kemiskinan ekstrem, stunting dan gizi buruk, serta bangga produk dalam negeri,” ungkap Al Muktabar.

“Ternyata itu nyambung semua,”  tambahnya.

Masih menurut Al Muktabar, pondok pesantren juga sudah bergerak di bidang peternakan, pengembangan hortikultura, dan ketahanan pangan. Hal ini bersinergi dengan apa yang diupayakan Pemprov Banten dalam menekan inflasi, penanganan stunting dan gizi buruk, kemiskinan ekstrem, hingga bangga buatan Indonesia.

“Jadi gayung bersambut. Memperkuat itu dan mempromosikannya,” ungkapnya. 

Ditegaskan Al Muktabar, pihaknya akan terus fokus pada birokrasi yang berdampak sebagai bagian reformasi birokrasi. Tujuan mendapatkan birokrasi yang memberikan dampak positif dengan melakukan cascading (penjabaran, red) capaian kinerja melalui pendekatan tematik komprehensif integral. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *