Peserta Tes PPPK 2021 di SMAN 1 Cikande Patuhi Prokes

SERANG I DINAMIKA BANTEN — Kemendikbud telah mengatur penempatan tempat seleksi Uji Kompetensi yang totalnya mencapai 1.124 lokasi, tersebar di 500 tempat di Kabupaten dan kota. Salah satu Tempat Uji Kompetensi (TUK) seleksi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 di Kabupaten Serang yakni di SMA Negeri 1 Cikande, Senin (13/9).

Pantauan di lokasi, pelaksanaan seleksi PPPK 2021 berjalan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.


Salah satu peserta seleksi PPPK, Aat Supriyatna mengaku lega dapat titik lokasi tes di SMAN 1 Cikande. “Alhamdulilah saya sudah cetak kartu peserta ujian tes PPPK tahap pertama yang diunduh di aplikasi SSCASN dan sudah tahu titik lokasinya serta waktunya juga sudah Swab antigen. Saya lega, hari ini sudah ikut tes semoga bisa lulus ,”kata Aat.

Terpisah, Kepala UPT SMAN 1 Cikande, Mulyadi menuturkanGuna memenuhi kekosongan pegawai, mulai tahun 2021 sesuai amanat Undang-undang, pemerintah mengangkat pegawai melalui program PPPK. Khusus untuk tenaga fungsional guru bagi guru honorer katagori 2 (K-2) sebagian besar sudah diangkat menjadi PPPK.


Selain itu untuk memenuhi satu juta guru yang akan diangkat PPPK, Pemerintah dalam hal ini kemdikbudristek menyelenggarakan seleksi. Seleksi PPPK untuk tahap 1 dilaksanakan mulai 13 – 17 September 2021, serempak se Indonesia.


“SMAN 1 Cikande menjadi salah satu tempat Uji Kompetensi (TUK) PPPK 2021 di kabupaten Serang,”tutur Mulyadi.
Jumlah Peserta seleksi TUK Cikande, kata Mulyadi, sebanyak 320 orang. Seleksi di bagi dalam 4 hari dan setiap hari 2 sesi. Pesertanya adalah guru, honor dari TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang telah memenuhi syarat. “Peserta wajib menerapkan prokes ketat, menunjukan identitas, kartu peserta dan hasil Swab atau PCR antigen,”kata Mulyadi.


Ia menambahkan peserta tes PPPK dapat melihat hasilnya setelah menyelesaikan ujian artinya hasilnya real time. Dari sesi pertama, peserta sudah mengetahui hasilnya, apakah lulus passing grade atau tidak. “Karena real time, jadi tidak ada namanya rekayasa nilai. Semua bisa melihat capaian scorenya,”pungkasnya. (Mur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *