PERPAM DPC Cikande Minta Perusahaan Tindaklanjuti Hasil Mediasi

SERANG | DINAMIKA BANTEN — Pasca demo yang digelar ratusan warga kampung Kelung Baya, Desa Barengkok kecamatan Kibin terkait permintaan kompensasi atas dugaan pencemaran limbah udara (polusi) oleh PT. Luckione ESI dan dugaan penyerobotan lahan wakaf, Ketua DPC Organisasi Masa Perisai Pembela Aspirasi Masyarakat (PERPAM) Kecamatan Cikande, HM. Nursaman dan Sekjen Muhamad Yusup angkat bicara dan meminta kepada pihak perusahaan untuk menindaklanjuti hasil mediasi dan memberikan solusi terkait polusi udara dalam kurun waktu 3 kali 24 jam.


“Pihak perusahaan akan mencarikan solusi terkait polusi udara dalam waktu tiga hari,”kata Muhamad Yusup selaku Sekjen PERPAM DPC Cikande kepada wartawan dikantor Sekretariat PERPAM DPC Cikande, Minggu (20/3/2022).


Namun, kata Muhamad Yusup, jika batas waktu tiga hari tidak direalisasikan dan dinilai tidak ada etikad baik dari perusahaan maka warga siap melaksanakan aksi serupa dengan jumlah yang lebih banyak.

“Kami, Ormas PERPAM DPC Cikande siap dampingi aksi warga dan kita juga telah siapkan Tim advokasi,”kata Muhamad Yusup
Terkait Masalah lahan tanah wakaf warga yang diduga diserobot oleh pihak perusahaan, kita akan serahkan kepada tim advokasi untuk menanganinya sampai tuntas.


Sementara itu, Wakil Ketua umum PERPAM, Eroy HBB, SH menegaskan sebagai kontrol sosial, pihaknya akan mengawal terus aspirasi masyarakat sampai terpenuhi semua tuntutannya dan akan mengintruksikan seluruh jajarannya untuk ikut serta aksi demo. (Mur).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *