Perkuat Animo, SMAN 1 Padarincang Fokus Tingkatkan Sarpras Sekolah

Serang | Dinamika Banten — Membangun citra sekolah bukan perkara mudah, dibutuhkan strategi yang tepat agar mendapat tempat dihati masyarakat. Selain harus memiliki kualitas, sekolah yang ingin mendapat animo besar juga perlu memikirkan sarana prasarana pembelajaran dan infrastruktur sekolah yang memadai.

Hal itu dikatakan Kepala SMA Negeri 1 Padarincang, Kartono saat disambangi Dinamika Banten di ruang kerjanya, Jumat.

“Kesan sekolah seperti itu, akan kita hadir di SMAN 1 Padarincang,” ujar Kartono mengawali pernyataannya.

Caranya, lanjut Kartono, kami secara bersama-sama berkolaborasi dan bekerja menurut perannya masing-masing menjalankan visi misi sekolah sebagai mana yang telah ditetapkan.

Realnya, sambung Kartono lagi, sebelum lebih jauh mengejar target prestasi akademik, paling tidak kami akan memfokuskan pada aspek penguatan sarana dan prasarana sekolah disertai sentuhan infrastruktur pendukung yang memiliki nilai estetik untuk menambah kesan mudah diingat oleh masyarakat sekitar maupun masyarakat yang melintasi sekolah.

Kartono, Kepala SMAN 1 Padarincang

“Terlebih SMAN 1 Padarincang ini tepat berada di samping jalan utama yang menjadi jalur alternatif menuju kawasan wisata Anyer. Sehingga, sejatinya ini perlu mendapat perhatian khusus”, ucapnya.

Namun demikian, pihaknya untuk sementara tengah menargetkan prestasi pada aspek non akademik (Seperi Pramuka dan olahraga-red).

“Konsen target pada non akademik, bukan berarti kami melupakan target prestasi akademik. Justru untuk saat ini kita juga harus mawas diri. Kalau diumpamakan ‘jangan sampai kita memaksa berkendara namun dalam perjalanan malah mogok’. Target ini bagian dari strategi menuju tujuan yang paripurna,” tukasnya.

Kedepan, sambungnya lagi, jika kita telah memiliki Sarpras yang memadai maka berbagai target akan kita tingkatkan hal itu seiring dengan meningkatnya jumlah peserta didik di SMA Negeri 1 Padarincang.

Saat ini sekolah yang terletak di Jalan Raya Palka itu memiliki jumlah peserta didik sekitar 500 siswa dengan luas lahan 1,2 hektar. “Adapun ruang kelas sebanyak 16 dan 1 ruang lab komputer. Namun mengingat jumlah rombongan belajar 17 rombel, maka untuk sementara (sambil menunggu bantuan RKB-red), ruang lab komputer kita gunakan untuk ruang kelas,” bebernya.

Pantauan di lapangan saat Dinamika Banten memasuki gerbang sekolah dan menuju parkir kendaraan, pada dinding gerbang bagian kiri, sekolah menyuguhkan beragam gambar mural yang indah bertema alam disertai pesan moral.

Selanjutnya jika sepintas menoleh ke kanan depan sekolah kita juga akan melihat plang penamaan sekolah SMAN 1 Padarincang berukuran besar yang tampak indah nan megah. Terlebih lahan sekolah ini memiliki kontur perbukitan sehingga sekolah ini tampak terlihat menjulang. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *