Pemprov Banten Mulai Salurkan Bantuan Kepada 421.177 KK Terdampak Covid-19

Serang I DBC — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan bantuan kepada 421.177 kepala keluarga (KK) yang rentan terdampak resiko sosial wabah Covid-19 di Provinsi Banten. Bantuan ini merupakan jaring pengamanan sosial (social safety net) agar meminimalisasi resiko sosial terhadap kelompok masyarakat di Provinsi Banten khususnya yang terdampak secara ekonomi atas pandemi Covid-19.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) pada Selasa (21/4/2020) di Serang menjelaskan, 421.177 kepala keluarga tersebut berasal dari data Non DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan sosial), namun termasuk dalam kelompok masyarakat rentan terdampak resiko sosial COVID 19. Adapun salah satu kategori kelompok masyarakat rentan terdampak resiko sosial Covid-19 adalah seorang kepala rumah tangga yang diliburkan oleh perusahaan atau cuti diluar tanggungan perusahaan, sehingga kepala keluarga tersebut beserta keluarganya terancam tidak memiliki mata pencarian.

Bantuan sendiri, lanjut Gubernur WH, berupa uang tunai yang disalurkan melalui 4 (empat) lembaga perbankan yang telah bekerjasama dengan Pemprov Banten yakni Bank BJB untuk wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, BJB Syariah untuk Kota Tangerang Selatan, BRI untuk Wilayah Pandeglang dan Lebak serta Bank Banten untuk wilayah Serang dan Cilegon. Proses penyaluran bantuan mulai dilakukan secara bertahap dimulai hari ini, Selasa (21/4/2020) untuk wilayah Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. “Setiap penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebesar Rp600.000 per kepala keluarga, yang rencananya akan diberikan selama tiga bulan yaitu April, Mei dan Juni,” kata Gubernur WH.

Gubernur WH mengungkapkan, penyerahan bantuan yang dilakukan di Kota Tangerang merupakan penyaluran perdana se-Provinsi Banten. Kota Tangerang akan mendapatkan alokasi jaringan pengamanan sosial sebanyak 86.783 kepala keluarga (KK) dan Kota Tangerang Selatan sebanyak 22.258 KK. Sementara untuk Kabupaten Tangerang sebanyak 149.133 KK, Kabupaten Serang sebanyak 56.100 KK, Kota Serang sebanyak 30.200 KK, Kota Cilegon sebanyak 20.375 KK, Kabupaten Pandeglang sebanyak 44.673 KK dan Kabupaten Lebak sebanyak 11.655 KK.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Banten Nurhana membenarkan telah menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial kepada masyarakat yang terdampak COVID-19. ”Jadi besaran bantuan untuk wilayah Tangerang Raya dan daerah lain
berbeda,” terangnya.

Dia mengatakan, warga Tangerang Raya mendapatkan bantuan Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.

Sedangkan untuk wilayah di luar Tangerang Raya, seperti Cilegon, Ka-
bupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dana bantuan yang diberikan Rp500 ribu perbulan per kepala keluarga juga selama tiga bulan.

Penulis : dinamikabanten.co.id
Editor : Ade Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *