Pembelajaran di SMKN 4 Kota Serang Terkendala Sarpras

Minta Perhatian Dindikbud Banten

Serang I DBC — Kepala SMKN 4 Kota Serang, Sudarul Bahri mengeluhkan kondisi minimnya sarana dan prasarana. Pasalnya sekolah tersebut memiliki cukup banyak siswa dengan jurusan yang juga sangat beragam.

“Saya sedikit akan mengalami kendala jika kelak pembelajaran di sekolah sudah kembali dibuka normal. Kendala dimaksud ialah sekolah ini masih kekurangan dalam urusan sarana dan prasarana. Padahal itu menjadi syarat mutlak untuk kelancaran pendidikan di sekolah,” kata Kepala SMKN 4 Kota Serang H. Sudarul Bahri, M.Pd saat ditemui di ruang kerjanya yang baru itu, Senin (14/9/2020).

Sudarul Bahri memang satu dari 121 Kepala SMA/SMK di Banten yang pada pekan lalu terkena rotasi mutasi. Sebelumnya ia bertugas di SMKN 1 Tunjung Teja, Kabupaten Serang.

Ia menjelaskan beberapa Sarpras yang dinilai perlu segera mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten diantaranya puluhan ruang kelas baru (RKB), ruang praktek siswa (RPS), mebeler guru dan siswa, pemagaran lingkungan sekolah, rehab RPS, dan aula sekolah untuk pertemuan dan gelaran siswa.

“Semuanya sudah kami ajukan ke dinas. Mudah-mudahan tahun depan kita mendapat alokasi pembangunan kebutuhan tersebut,” katanya.

Sebenarnya, lanjut Sudarul, masih ada beberapa Sarpras yang juga perlu mendapat perhatian, namun karena hanya mengalami rusak ringan pihaknya akan mengoptimalkan dari dana Bantuan Operasional Siswa (BOS).

Pada bagian lain, Sudarul bersama tim kejuruan mengaku tengah merencanakan pengembangan salah satu keterampilan unggulan sekolah yang bakal menjadi icon SMKN 4 Kota Serang.

“Kita sedang mengupayakan agar di sekolah ini memiliki salah satu keterampilan unggulan dari jurusan pendidikan yang kita buka. Karena biasanya sekolah yang memiliki icon tersendiri akan sangat mudah dikenal dan diterima oleh masyarakat serta menjadi incaran calon siswa yang akan melanjutkan pendidikan di SMK,” ujarnya. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *