Pembangunan Infrastruktur Pendidikan SMA Ditarget Rampung Akhir Nopember

DBC I Serang – Kepala Bidang Pendidikan SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Rudi Prihadi menjamin program pembangunan infratruktur SMA terdiri dari Ruang Kelas Baru (RKB), Unit Sekolah Baru (USB) dan Rehabilitasi akan rampung pada akhir Nopember 2018.

Rudi menjelaskan progres pembangunan ketiga program tersebut. “Untuk RKB progresnya sudah mencapai 70 persen, untuk USB sudah 60 persen dan untuk rehab baru 30 persen,” kata Rudi Prihadi kepada dinamikabanten.co.id di Serang, Senin (15/10/2018).

Meski menjelang pada triwulan ke IV ini progres rehabilitasi baru mencapai 30 persen, Rudi tetap optimis akan selesai pada waktu yang telah ditentukan.

“Untuk rehabilitasi memang baru 30 persen. Tapi karena beban kerjanya tidak sesulit pada RKB dan USB, saya berkeyakinan rehab akan rampung pada akhir Nopember juga,” katanya.

Untuk selanjutnya, imbuh Rudi, pada awal Desember kita rencanakan peresmian penggunaan sekolah dan dan unit sekolah baru oleh bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan syukur-syukur langsung oleh bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Diterangkan Rudi bahwa pihaknya berkomitmen akan membangun gedung sekolah yang bermutu dan berkualitas sesuai dengan juklak, juknis dan spesifikasi yang ada. Oleh sebab itu, dari awal pihaknya mengaku terus menggandeng pihak-pihak terkait.

“Kami selaku penyedia pekerjaan sudah sepatutnya selalu hadir dalam mengawal setiap progresnya, kemudian pihak pelaksana juga harus profesional dalam pekerjaannya dan pelaksana teknis dari Perkim juga harus ikut hadir,” urainya.

Dan yang tak kalah pentingnya, sambung Rudi, Inspektorat selaku pengawas selalu kami libatkan.

“Jadi sejak sebelum yaitu pada tahap sosialisasi, ketika pada tahap pelaksanaan dan setelah pada saat pemeriksaan pembangunan keempat unsur itu harus kita hadirkan untuk mengawal program pembangunan yang bermutu dan berkualitas tadi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, H. Engkos Kosasih Samanhudi menjelaskan tujuan program pembangunan infratrukur pendidikan SMA, SMK dan Pendidikan Khusus ini adalah dalam rangka memastikan bahwa dibawah kepemimpinan Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy ini tidak ada lagi sekolah yang mengalami kekurangan ruang kelas, kebocoran saat melakukan pembelajaran, siswa belajar dilantai, sekolah kumuh dan kekurangan meubeuler.

“Artinya sesuai arahan Pak Gubernur dan Pak Wagub kami akan konsen dalam pemenuhan sarana dan prasarana Pendididian SMA dan SMK di Provinsi Banten ini. Hal itu dilakukan guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing,” ucapnya. (ade gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *