NGO Banten Desak Kejati Usut Tuntas Pengadaan Lahan Sport Centre

SERANG I DINAMIKA BANTEN — Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dalam NGO Banten melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Dalam aksinya, mereka mendesak Kejati untuk mengusut tuntas pengadaan lahan tanah sport center di Kelurahan Kemanisan, Kecamatan Curug, Kota Serang, telah merugikan masyarakat Banten. Berdasarkan data yang dihimpun, pengadaan lahan itu sudah merugikan keuangan negara hingga Rp109 miliar.

Koordinator aksi Kamaludin mengatakan, terdapat beberapa kasus yang belum dituntaskan oleh Kejati Banten. Masih banyak indikasi-indikasi perbuatan melawan hukum yang belum terungkap.

“Kami dari Presidium mendesak kepada Kejati Banten untuk menuntaskan dan menyelesaikan indikasi-indikasi terhadap perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pemangku kebijakan, dalam konteks dugaan tindak pidana korupsi,” katanya saat orasi, Kamis (1/4/2021).

Sebagai masyarakat Banten, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik tanah jawara ini. Tindakan korupsi telah mencoreng nama baik Kota Seribu Kiyai Sejuta Santri ini.

“Kami akan mendukung serta berada di garda terdepan bersama aparat penegak hukum untuk bersama sama menuntaskan dan membumi hanguskan para pelaku koruptor di tanah Banten ini,” jelasnya.

Selain itu, mereka juga menuntut untuk menuntaskan dugaan kasus Tipikor pada pengadaan genset tahun anggaran 2015, pengadaan lahan SMA Leuwidamar pada tahun 2018, penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh oknum ULP/Pokja Kota Cilegon.

“Tuntaskan adanya dugaan penyalahgunaan dana hibah oleh DPW PKB Provinsi Banten senilai Rp. 491.3 juta pada tahun 2019 yang hingga kini belum ada kejelasan dan penjelasan,” ungkapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *