MKKS SMK Provinsi Banten Serahkan Bantuan Korban Gempa Palu

DBC I Serang – Gempa dan tsunami yang melanda kota Palu, Sigi dan Donggala, 28 September 2018 lalu meninggalkan dampak kerusakan dan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat setempat. Korban jiwa telah lebih dari 2.000 orang dan lebih dari 70.000 orang mengungsi.

Sebagai bentuk kepedulian, Ketua MKKS SMK Provinsi Banten, Lilik Hidayatullah bersama rombongan menyerahkan bantuan berupa uang sebesar Rp 494.810.000 kepada 99 pendidik dan tenaga kependidikan SMK yang menjadi korban bencana.

Bencana gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya telah mendatangkan duka mendalam, kehilangan, dan penderitaan bagi masyarakat yang mengalaminya. Sementara ini sebagian besar mereka belum dapat menjalani kehidupan dengan normal seperti kondisi sebelum bencana.

“Mereka banyak yang tinggal di tenda-tenda dengan fasilitas ala kadarnya, dan mereka juga kekurangan bahan pangan dan sandang. MKKS SMK Provinsi Banten melalui program sosial-nya tergerak untuk membantu meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala,” kata Ketua MKKS SMK Provinsi Banten, Lilik Hidayatullah, Minggu (16/12).

Untuk diketahui MKKS SMK telah banyak menyalurkan bantuan kepada korban-korban bencana di berbagai daerah di Indonesia. “Beberapa waktu yang lalu alhamdulillah saya bersama rombongan MKKS SMK dari Kabupaten dan Kota Se-Banten juga telah menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Lombok. Ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap sesama anak bangsa,” jelas Lilik.

Kali ini, di Palu, MKKS menerahkan uang tunai sebesar Rp 494.810.000 untuk 99 orang tenaga pendidik dan kependidikan SMK yang menjadi korban bencana. “Mudah-mudah bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban penderitaan warga Palu, Sigi dan Donggala,” harapnya.

Lilik menjelaskan bahwa kehadirannya bersama romongan MKKS Se Banten adalah dalam rangka untuk bersilaturahmi bersama MKKS SMK Sulteng dan korban bencana sekaligus memastikan bantuan yang diberikan langsung dan diterima oleh warga yang menjadi sararan kami.

Bantuan ini, ungkap dia, mungkin tidak dapat menjangkau semua warga yang mengalami bencana karena keterbatasan jumlah yang dapat disalurkan, namun MKKS SMK Provinsk Banten tetap berkomitmen menjalankan kegiatan-kegiatan serupa sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

“Semoga kondisi ini segera teratasi dan pulih seperti sediakala agar kehidupan masyarakat Palu, Sigi dan Donggala kembali berjalan dengan normal. Kami selalu akan berusaha hadir membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan,” tegas dia.

Dia menjelaskan, aktivitas sosial seperti ini juga merupakan wujud syukur dan terima kasih kami kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

(Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *