Miris, Janda Enam Anak Tinggal Dirumah Reot

DBC I LEBAK – Sumiati (50) warga Kampung Sawargi RT 05/ RW 02, Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten terpaksa tinggal di rumah yang kondisinya mimprihatinkan dan hampir ambruk.

Sumiati mengungkapkan, bukanya tidak mau memperbaiki rumah. Sebab untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya dari upah tani dan mencuci baju pun tidak cukup.

“Boro-boro untuk memperbaiki rumah, buat makan dan ongkos anak ke sekolah saja uangnya pas-pasan,” kata Sumiati saat ditemui wartawan di kediamanya, Sabtu (3/11/2018).

Sumiati mengaku tidak bisa berbuat banyak lantaran himpitan ekonomi. Rumah yang ia tempati jauh dari kata layak. Dinding bilik dan kayu-kayu penyangga rumah mulai lapuk. Ia bersama enam orang anak beserta kedua cucu dan seorang menantu terpaksa menempati rumah tersebut walaupun sering bocor saat hujan deras.

“Kalau hujan terpaksa ngungsi ke rumah sodara atau tetangga, karena semua atap rumah sudah bocor semua. Dirumah ini, saya tinggal bersama anak cucu. Kalau suami sudah lebih dari sembilan tahun gak ada kabar,” terang Sumiati.

Tidak ada harapan lain, Sumiati saat ini hanya bisa berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten untuk sekedar membantu memperbaiki rumahnya.

“Dulu rumah ini pernah didata, katanya untuk mendapat bantuan rehab rumah. Tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang datang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lebak Parahiang, Aat Suangsih mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warganya. Bahkan, pihak desa sudah mengajukan proposal perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) ke Pemkab Lebak dan Provinsi, namun hingga saat ini belum ada realisasi.

“Tahun 2016 kami sudah mendata sebanyak 32 RTLH untuk mengajukan proposal ke Dinsos Lebak, dan tahun 2017 juga diusulkan ke Perkim Provinsi. Tapi sampai sekarang belum juga ada tindak lanjut dari Dinas,” kata Aat Suangsih.

Terkait program RTLH, pihaknya meminta kepada Pemkab Lebak untuk tidak pilih kasih. Karena menurutnya, penyaluran program tersebut tidak merata. Pasalnya, banyak warga yang seharusnya mendapat bantuan malah tidak ada dalam daftar penerima.

“Kalau ada, ya dibagi-bagi saja. Jangan hanya desa itu-itu saja yang dapat, karena di desa-desa yang lain juga masih banyak rumah yang kurang layak,” kata Aat.

Ia menambahkan, agar Pemkab Lebak juga memperhatikan kondisi warga yang kurang mampu, Katanya, bagaimana akan tercipta program Lebak sehat, Lebak pintar, dan Lebak sejahtera. “Kalau masih ada masyarakat yang tinggal di tempat yang tidak layak seperti ini,” tukasnya. (fahdi / ade gunawan)

2 thoughts on “Miris, Janda Enam Anak Tinggal Dirumah Reot

  • 14/12/2018 pada 11:21 pm
    Permalink

    shipped ups on line isotretinoin 10mg in usa Direct Provera Drugs Next Day Viagra viagra Levitra Per Uberweisung Kaufen Amoxicillin Online Low Cost Buy Propecia Online Canada cialis without prescription Amoxicillin Doesnt Work On Ear Infection Worldwide Cheap Bentyl Buying Medication Free Shipping Listino Propecia Viagra On Line cheap cialis Zithromax Online Uk

    Balas
  • 23/12/2018 pada 9:29 pm
    Permalink

    It’s a pity you don’t have a donate button! I’d certainly donate
    to this brilliant blog! I suppose for now i’ll settle for book-marking and adding your RSS feed to my
    Google account. I look forward to fresh updates and will talk about this website with my Facebook group.
    Talk soon!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *