Mesin Chonfayer Karya Siswa SMK Bismillah Berhasil Diuji Coba

Akan Dipasarkan Untuk Umum

SERANG I DBC

SMK Bismillah Berhasil melakukan uji coba terhadap teknologi tepat guna (TTG) terbaru karya inovasi siswa sekolah setempat. menurut Kepala SMK Bismillah, Alvi Ruzabadi, temuan TTG ini disebut mesin Chonfayer.

“Mesin Chonfayer ini berguna untuk mentransfer barang/bahan bangunan seperti adukan semen atau sejenisnya dari bawah menuju ketinggian pengerjaan saat proses pengecoran,” kata Alvi di Serang, Selasa (15/12).

Untuk membuktikan keberfungsiannya, Chonfayer yang belum lama di buat itu langsung digunakan untuk mentransfer salah satu bahan bangunan yaitu adukan beton dari lantai dasar ke lantai berikutnya, alhasil mesin inipun sangat membantu proses pengerjaan para pekerja bangunan.

Tidak hanya membantu proses pengerjaan menjadi mudah, kata Alvi, dengan adanya mesin ini, pengerjaan bangunan menjadi lebih hemat tenaga manusia, hemat waktu dan uang tentunya.

Alvi sangat mengaku banggap dan memberikan apresiasi pada siswanya yang tak henti-hentinya untuk terus berinovasi walau di tengah pandemi.

Di erra saat ini, kata dia, jika siswa tidak bisa berkreasi dan berinovasi tentu akan ketinggalan, seiring perkembangan zaman makin pesat, kemajuan teknologi makin cepat. Untuk itu, katanya lagi, siswa SMK Bismillah terus menggali potensinya untuk menghasilkan karya-karya terbaik untuk kemajuan bangsa dan kemaslahatan umat manusia.

Menurut Alvi, mesin chonfayer secepatnya akan dipasarkan kepada konsumen yang membutuhkan, karena mesin ini sangat membantu mempermudah proses pengerjaan transfer barang, juga dapat menghemat tenaga manusia, karena semua bahan adukan akan di transfer langsung oleh mesin ini dari lantai dasar ke lantai berikutnya.

Dikatakan, untuk harga mesin chonfayer sendiri di banderol dengan harga Rp 7 juta sampai dengan Rp 8 juta, adapun untuk perawatan mesin ini sangat mudah jika ada kendala kerusakan.

Karena alat sparepart mesin ini banyak di toko-toko mesin di wilayah Serang dan sekitarnya. Adapun bahan bakar yang digunakan adalah jenis premium/pertalite.

Alvi berharap siswanya jangan pernah lelah untuk memberikan karya terbaik pada bangsa ini. Tetap rajin, disiplin dan percaya diri adalah salah satu untuk menggapai kesuksesan. (Suhedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *