Menang Telak, Tatu-Pandji Dipastikan Lanjutkan Pemerintahan 5 Tahun Ke Depan

SERANG I DINAMIKABANTEN.CO.ID — Hasil quick count dan real count menempatkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 01, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa unggul telat atas Paslon Nasrul Ulum-Eki Baihaki. Dengan kemenagan telak tersebut dan bila tidak ada aral melintang maka dapat dipastikan Paslon Tatu-Pandji akan melanjutkan pemerintahan 5 tahun depan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Serang dua periode.

Atas hasil yang positif ini, Ratu Tatu Chasanah menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim pemenangan, partai politik koalisi pengusung, para relawan, ulama, serta masyarakat Kabupaten Serang yang bersemangat untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Serang.

“Tidak ada yang kalah maupun yang menang, ini kemenangan kita semua. Ke depan, ini adalah awal perjuangan untuk lima tahun ke depan, kita capai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang secara bersama-sama,” tegasnya.

Tatu berharap, bersama Pandji bisa terus amanah, serta akan sekuat tenaga memenuhi harapan-harapan masyarakat.

“Apa yang menjadi kekurangan pembangunan sebelumnya, kita bersama ke depan perbaiki. insya Allah, saya dan Pak Pandji ingin menorehkan hal baik yang bisa dikenang oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Pemenangan Tatu-Pandji, Yandri Susanto menilai, kemenangan pasangan calon nomor 1 sudah diprediksi pada pesta demokrasi di Kabupaten Serang.

“Jika melihat quick count, sudah pasti dan insya Allah tidak ada perubahan, pemenang Pilkada Kabupaten Serang adalah Ibu Ratu Tatu Chasanah dan Bapak Pandji Tirtayasa,” tegas Yandri.

Yandri meminta seluruh struktur tim pemenangan untuk mengawal proses rekapitulasi suara, hingga KPU menetapkan pemenang Pilkada Kabupaten Serang.

“Pengumuman KPU secara langsung, adalah yang diakui oleh negara dan masyarakat. Tetap mengawal suara, supaya tidak ada kecurangan satu suara pun,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar, Andika Hazrumy meminta tim pemenangan, relawan, maupun simpatisan Tatu-Pandji tidak merayakan kemenangan secara berlebihan.

“Tidak boleh ada euforia secara berlebihan untuk merayakan kemenangan. Kita syukuri kemenangan dan menunggu pengumuman resmi dari KPU,” ujarnya.

Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count tim LSI Denny JA, Paslon nomor urut 01, Tatu-Pandji memperoleh suara 64,2 persen. Sedangkan Paslon nomor urut 02, Nasrul-Eki mendapatkan suara 37,58 persen.

“Hitung cepat tersebut berdasarkan dari 256 TPS, dengan margin of error 1 persen,” ungkap Peneliti LSI Denny JA, Rico Pahlawan saat menggelar konfrensi pers, Rabu (9/12).

Rico Pahlawan juga mengakui, kehebatan Paslon incumbent nomor urut 01, Tatu-Pandji yang tetap menjaga ke solidaritasan, dan memperkuat basis suara.

“Saya salut dengan solidaritas yang tinggi para tim di Paslon nomor urut 01, dan sudah terbentuk pemilih militan mencapai 60 persen. Inipun terbentuk sudah sejak Pilkada 2020 terlaksana,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, Rico manambahkan, Pengguna hak pilih di Pilkada 2020 di Kabupaten Serang mengalami peningkatan partisipasi pemilih. Bahkan mencapai hingga 60,35 persen partisipasi pemilih.

Sebab itu, sambungnya, ini menandakan pandemi covid-19 bukan kendala untuk menggunakan hak pilih.

“Sosialisasinya benar-benar tersampaikan, dan masyarakat memang masih mempercayai Paslon Incumbent untuk kembali memimpin di Kabupaten Serang,” tutup Rico seraya mengakhiri wawancara.

Diketahui, data dari Quick Count LSI Denny JA, Paslon Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa unggul telak di semua dapil di Kabupaten Serang. Hanya mendapatkan perlawanan di dapil Bojonegara.

Seperti di dapil 1 yang terdiri dari Kecamatan Binuang, Carenang, Ciruas, Lebak Wangi, Pontang, Tanara dan Tirtayasa, Ratu Tatu Chasanah unggul dengan raihan suara 65,02 persen dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapatkan 34,98 persen.

Sementara di Dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Cikande, Jawilan, Kibin, Kopo dan Kragilan, Pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa mendapatkan suara 57 persen dan pasangan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapat 43 persen.

Kemudian di dapil 3, Kecamatan Bandung, Baros, Cikeusal, Pamarayan, Petir, dan Tunjung Teja, Pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa raihan suara 64,10 persen dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapat 35,90 persen.

Selanjutnya pada dapil 4 yang terdiri dari Kecamatan Anyar, Cinangka, Ciomas, Pabuaran, Mancak dan Padarincang, pasangan Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa juga unggul telak dari Nasrul Ulum-Eki Baihaki dengan perolehan suara 68,78 persen dan lawannya memperoleh 30,22 persen.

Terakahir, perlawanan sengit terjadi di dapil 5 yang terdiri dari Kecamatan Bojonegara, Kramatwatu, Gunungsari, Pulo Ampel dan Waringin Kurung. Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa mendapatkan suara 54,24 persen dan Nasrul Ulum-Eki Baihaki mendapatkan 45,76 persen.

Sementara itu, berdasarkan real count yang dilakukan Tim Pemenangan Tatu-Pandji, pasangan calon nomor urut 1 juga unggul. Meski data masuk per pukul 18.00 WIB sebesar 59,93 persen, Tatu-Pandji meraih 64,07 persen, dan Nasrul-Eki meraih 35,93 persen. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *