Memohon Terbebas Dari Musibah Covid-19, Kemenag Banten Gelar Doa dan Dzikir Bersama Lewat Daring

Serang I DBC — Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten menggelar Do’a dan Dzikir Bersama di kediamannya masing-masing melalui aplikasi pertemuan daring (live), Kamis (16/4/2020).

Acara yang dimulai pukul 19.30 sampai 21.00 WIB itu diikuti oleh Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, sejumlah tokoh agama dan
Keluarga Besar Kementerian Agama se-Provinsi Banten dengan tetap menjaga physical distancing dan Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, H. A. Bazari Syam menjelaskan, dalam keadaan seperti saat ini ada 2 (dua) ikhtiar yang harus kita lakukan yaitu ikhtiar lahir dan ikhtiar batin.

Ikhtiar lahir adalah mengajak keluarga, tetangga dan masyarakat untuk taat dan patuh terhadap himbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Upaya lahiriyah untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran serta mengurangi risiko Covid-19 telah dilakukan pemerintah dan masyarakat melalui penanganan medis maupun non medis, penggunaan masker, penerapan physical distancing, penggunaan sanitizer, dan penyemprotan disinfeksi,” bebernya.

Sementara ikhtiar batin adalah berdoa kepada Allah SWT dengan mengajak keluarga kita untuk terus berdoa agar wabah Covid-19 cepat selesai dan berlalu.

Bazari Syam mengatakan, saat ini kita benar-benar berduka, namun tetap optimis bahwa Allah tidak akan memberi cobaan di luar kesanggupan kita untuk memikulnya. “Kita sangat sadar bahwa semua cobaan dan musibah itu datang atas ijin dan kehendak Allah, dan Ia juga lah yang kuasa untuk mencabut dan melenyapkannya,” katanya usai memimpin langsung acara tersebut.

Melalui acara tersebut, Bazari Syam mengajak segenap umat muslim di Provinsi Banten untuk ikhlaskan jiwa dan raga berdoa, berdzikir, dan bermunajat mengetuk pintu langit, kiranya bangsa ini segera dibebaskan dari musibah Covid-19. Dengan demikian, sambungnya, kita semua dapat beraktivitas dan beribadah kembali seperti biasa serta dapat menjalankan ibadah puasa dan qiyamulail di bulan Ramadhan dengan tenang, nyaman dan aman.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten juga mengajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama dan segenap masyarakat se-Provinsi Banten untuk tetap mentaati arahan pemerintah dalam Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid-19. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing, melindung dan menunjukkan
jalan kebaikan bagi seluruh anak negeri. Amin ya Robbal ‘Alamin,” pintanya penuh harap.

Sebagaimana kita ketahui, wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah menjadikan Indonesia dalam keadaan darurat kesehatan. Hal ini ditegaskan dalam Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Coronavirus
Disease 2019 (Covid-19). Bahkan penyebaran dan dampak Covid-19 semakin meningkat, sehingga Presiden telah menetapkan penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional Non Alam sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun
2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional.

Berdasarkan data yang ada, di Provinsi Banten telah terjadi peningkatan dan
penyebaran kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang signifikan dan cepat serta diiringi dengan kejadian transmisi lokal di wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, sehingga Menteri Kesehatan telah menetapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar pada wilayah tersebut sebagaimana tertuang dalam
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/249/2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang
dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten dalam rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Penulis : dinamikabanten.co.id
Editor : Ade Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *