MAN 1 Kota Serang Gelar Matsama Dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Serang I DBC — Walaupun pembelajaran tatap muka belum bisa dilaksanakan, namun Proses Belajar Mengajar (PBM) di MAN 1 Kita Serang untuk Tahun Pelajaran 2020/2021 telah resmi di mulai sejak tanggal 13 Juli 2020 dengan sistem pembelajaran Daring (Dalam Jaringan) dan Luring ( Luar Jaringan).

Secara umum kegiatan dan aktifitas di Madrasah yang terletak Jl. Empat Lima No.20, RW.5, Serang, Kec. Serang, Kota Serang ini telah dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol covid, dengan tetap jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan.

“Selain kegiatan PBM dimulai, madrasah ini juga baru saja selesai melaksanakan kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah ( Matsama) bagi peserta didik baru Tahun Pelajaran 2020/2021,” kata Kepala MAN 1 Kota Serang, A. Amrudin m di ruang kerjanya, Senin (20/7/2020).

Lebih lanjut Ia menyampaiakan, wabah corona sudah memberikan pendidikan secara langsung kepada kita semuanya, bagaimana pola hidup bersih dan sehat.

“Sisi penting wabah covid ini juga perlu disikapi positif. Dimana kita harus tetap waspada dan tawakal, dalam menjalani aktifitas saat ini, meski sudah dalam tatanan normal baru,” ungkap Amrudin.

A. Amrudin, Kepala MAN 1 Kota Serang

Ia menjelaskan bahwa Matsama merupakan akronim dari Masa Taaruf Siswa Madrasah yang merupakan kegiatan pengenalan lingkungan madrasah/sekolah pada awal tahun ajaran baru di tingkat MI, MTs, dan MA. Kegiatan Matsama sebelumnya lebih dikenal dengan MOS (Masa Orientasi Siswa) MOPD (Masa Orientasi Peserta Didik) MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). “Melihat cakupannya yang dilaksanakan di lingkungan madrasah, maka Matsama merupakan bagian dari program pendidikan Kementerian Agama,” ujarnya.

Dikatakan Amrudin, tujuan Pelaksanaan Masa Taaruf Siswa Madrasah (Matsama) diantaranya mengenali potensi diri siswa baru;
Mengenalkan lingkungan madrasah kepada siswa baru; mendorong siswa untuk bersikap proaktif dalam mengenali seluruh civitas, sehingga timbul perasaan lebih aman dan nyaman dan tercipta rasa persaudaraan.

Selain itu, sambungnya, Matsama juga diharapakan bisa mendorong siswa untuk memulai kebiasaan belajar bersama, berkelompok melalui diskusi;
Memotivasi siswa agar merasa bangga terhadap madrasah yang dipilihnya sehingga dapat memahami dan melaksanakan aturan-aturan madrasah yang baru dengan baik; menyadari akan pentingnya menjaga nama baik dan memberikan kontribusi yang positif baik secara internal maupun eksternal terhadap almamater dan Memberikan kesan positif dan menyenangkan kepada siswa baru tentang lingkungan madrasahnya yang baru.

“Dan terakhir adalah menumbuhkan prilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja dan semangat gotong royong,” tukasnya.

Penulis : dinamikabanten.co.id
Editor : Ade Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *