KOPTI Kota Serang Bentuk Kepengurusan Baru

Serang I DBC — Sempat mengalami vakum, pengurus Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) Kota Serang akhirnya kembali dibentuk untuk periode 2020-2025, pada akhir pekan lalu. Rencananya dalam waktu dekat Walikota Serang, Syafrudin bakal diundang guna meresmikan organisasi pengusaha/pengrajin tahu dan tempe itu.

Redi Kurniadi yang terpilih secara aklamasi dalam Pemilihan Ketua Kopti Kota Serang menyatakan terbentuknya pengurus Kopti Kota Serang yang baru ini merupakan jawaban dari keresahan pengrajin yang merasa kurang ternaungi ketika ada kendala, salah satunya dari harga kedelai yang melambung dan harga penjualan yang tak terkendali.

Redi melanjutkan bahwa kepengurusan Kopti Kota Serang yang baru punya salah satu visi dan misinya akan berusaha meningkatkan penghasilan pengrajin dengan cara menekan harga kedelai agar terjangkau dan berusaha bekerja sama dengan importir langsung.

Redi Kurniadi yang juga dikenal profesional muda ini tengah memikirkan agar pera pengrajin tahu tempe mempunyai tabungan/ jaminan hari tua nanti.

Sejalan dengan salah satu visi misi ketua Kopti yg baru, Sahidin sebagai pengrajin tahu yang sudah menjalakan usahanya selama kurang lebih 20 tahun di Lingkugan Domba Tegal Kelurahan Lopang, Kota Serang mengatakan, berharap dengan pengengurusan yan baru ini bisa membantu pengrajin mengatasi permasalahan seperti harga kedelai dan membantu pemasaran.

Ojang Yohana selaku pengrajin tahu dan di tunjuk sebagai Sekertaris Kopti Kota Serang perioden 2020-2025 barharap banyak agar wadah ini bisa menyatukan kembali para pengrajin tahu tempe di Kota Serang agar lebih solid dalam menyelesaikan permasalahan yang menimpa para pengrajin karna ini merupakan jawaban dari aspirasi dari mereka yg cukup lumayan lama proses pembentukan nya.

“Bersama kepengurusan KOPTI Kota Serang  yang baru ini  kami akan membuat sebuah sistem yang terpadu pada para anggota agar lebih menguntungkan pada hasil produksi juga meningkatkan omset penjualan yang menurun di masa pandemi Covid-19” tukasnya. (Hendris/adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *