Kepala SMKN 1 Tunjung Teja Diadukan Ke Pj. Gubernur Banten

SERANG — Forum Kepala Sekolah Swasta dan Forum Warga Tunjung Teja kompak melaporkan Kepala SMK Negeri 1 Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Eddy Rosyad kepada Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar. Eddy diadukan lantaran dia dinilai tidak mampu menjalankan roda organisasi sekolah dengan baik namun justru membuat suasana internal sekolah tidak harmonis.

Dalam surat pengaduan tertanggal 8 September 2022 itu terdapat beberapa point, yaitu terkait PPDB dengan menerima jumlah siswa lebih dari kuota yang ditentukan, dia juga dianggap tidak ada upaya membangun sinergitas komunikasi dan koordinasi bersama sekolah swasta di Kecamatan Tunjung Teja.

Sementara point yang cukup menyita perhatian adalah bahwa dia diduga memiliki hubungan spesial dengan salah seorang pegawai staf perempuan sehingga ini menimbulkan penilaian tidak baik terhadapnya.

Ketua Komite SMK Negeri 1 Tunjung Teja, Antanus menyebutkan bahwa kelakuan Eddy tidak mencerminkan sosok seorang Kepala sekolah. Dimana dia seharusnya mampu menjadi pemimpin yang menyatukan antar guru dan pegawai di sekolah serta memberikan contoh kepada seluruh warga sekolah.

“Disini yang terjadi justru sebaliknya. Dia menciptakan kubu-kubuan dan mengkotak – kotakan. Dan kondisi seperti ini sangat berbahaya untuk keberlangsungan sebuah sekolah,” tandasnya kepada Dinamika Banten belum lama ini.

Dikatakan Antanus, jika Kepsek Eddy tidak memiliki sifat keterbukaan dalam rangka membangun SMK ini seperti apa, paling tidak kalau dia memiliki sikap saling menghargai mungkin sudah dibangun komunikasi dengan kami sebagai Komite di sekolah ini.

Sebagaimana tertuang dalam surat aduan ke Pj. Gubernur Banten, Antanus juga menambahkan bahwa Eddy diduga memiliki hubungan yang tidak biasa dengan salah seorang perempuan staff honorer di sekolah tersebut.

“Sehingga karena diduga ada hubungan spesial, jadinya sekarang si perempuan staff honorer ini mulai congkak dengan ikut campur dalam urusan penentuan posisi sebuah jabatan di sekolah,” keluhnya.

Bahkan, kata Antanus, salah seorang PNS struktural yang jelas-jelas mendapat SK Tugas sebagai Kepala Tata Usaha, sekarang tidak difungsikan dalam tanggung jawab apapun oleh Kepsek Eddy.

Karena suasana lingkungan internal sekolah dinilai tidak sehat, ada beberapa guru dan pegawai mengajukan pindah tugas dari SMK Negeri 1 Tunjung Teja.

Sementara itu saat dikonfirmasi Dinamika Banten, Eddy Rosyad tidak banyak mengklarifikasi berbagai dugaan yang dialamatkan kepadanya.

Secara singkat dan normatif dia hanya mengatakan “Alhamdulillah itu semua sudah diproses baik secara formal oleh dindikbudprov dan inspektorat maupun secara kekeluargaan dengan camat dan tokoh-tokoh masyarakat tunjung. Kami saling berkunjung untuk klarifikasi,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp belum lama ini.

Namun pengakuan Eddy Rosyad dibantah lagi oleh Antanus. Pasalnya hingga detik ini tidak ada dari pihak manapun yang mengundang kami untuk melakukan klarifikasi maupun mediasi. “Justru karena bikin resah warga, dia bahkan pernah dipanggil juga oleh Pak Camat Tunjung Teja untuk dimintai klarifikasi soal hubungan spesial tersebut,” tukasnya.

Ketua Komite SMK Negeri 1 Tunjung Teja ini berharap kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten maupun Inspektorat Provinsi Banten melakukan pemeriksaan serta evaluasi menyeluruh terkait kondisi lingkungan sekolah yang kian memprihatinkan ini.

“Kalau saya pribadi boleh menilai, dia tidak layak dipercaya sebagai kepala sekolah. Sehingga dibutuhkan sosok lain yang memiliki tujuan untuk membangun SMK ini,” cetusnya.

Segera Diperiksa

Dimintai tanggapan terkait kisruh SMK Tunjung Teja, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani mengaku belum menerima surat tembusan yang dialamatkan ke Pj. Gubernur Banten tersebut.

“Belum, belum terima. Coba nanti saya cek di sekretariat mungkin ketumpuk disana. Yang jelas kalau surat itu atensi dari warga sekitar sekolah kita pasti akan tindaklanjuti. Nanti kita panggil, kita periksa dia,” kata Tabrani, Selasa 7 Februari 2023 di Serang. (Adg/Jti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *