Ini Larangan Kepala Dindikbud Yang Wajib Diketahui Kepala SD dan SMP Negeri di Kota Serang

Serang | Dinamika Banten – Menghadirkan pendidikan yang berkualitas dengan mendulang beragam prestasi akademik maupun non akademik pada satuan pendidikan (TK, SD dan SMP) di Kota Serang adalah cita-cita yang akan diwujudkan oleh Tb. Suherman Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang yang baru dilantik pada akhir tahun 2022 lalu. Ia mengaku telah menyiapkan beragam program dan perencanaan untuk merealisasikan komitmennya tersebut.

Sebagai langkah awal, pihaknya mencoba membangun soliditas dalam rangka menyatukan visi misi juga pandangan bersama jajaran pejabat dan pegawai internal Dindikbud Kota Serang. “Semuanya perlu dikomunikasikan agar sistem yang akan kita buat disini dapat tersampaikan dan diterima oleh semua pihak. Kalau diinternal sudah kompak, satu padu, maka langkah berikutnya kita bangun sinergitas bersama seluruh satuan pendidikan. Sehingga segala kebijakan yang dikeluarkan dapat dipahami dan ditindaklanjuti dengan baik.” kata Tb. Suherman, belum lama ini di Kota Serang.

Memasuki tahun-tahun politik seperti saat ini, Suherman tampaknya sudah mendapat pesan penting dari Walikota Serang, Syafrudin agar menciptakan suasana lingkungan pendidikan yang kondusif tanpa ada kegaduhan dengan isu-isu tidak substantif bagi kemajuan pendidikan di Kota Serang.

“Secara garis besar, pesan beliau kami interprestasikan dalam bentuk intruksi kepada seluruh satuan pendidikan di Kota Serang. Dalam intruksi ini terdapat dua point penting yang wajib diikuti dan dijalankan oleh seluruh satuan pendidikan meliputi SD dan SMP. Mudah-mudahan melalui ikhtiyar seperti ini secara bertahap kita bisa menindalanjuti pesan-pesan penting bapak Walikota,” tandasnya.

berikut dua point yang tertuang dalam intruksi dengan nomor 422.1/58-Dispendubkot/2023.

1.    Permendikbudristek Nomor : 63 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOS dan Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010, pasal 181 yang menerangkan bahwa Penyelenggara dan Tenaga Kependidikan, baik perorangan maupun kolektif dilarang menjual buku pelajaran, perlengkapan pelajaran, bahan pelajaran serta pakaian seragam atau bahan pakaian seragam di tingkat satuan pendidikan, makan dengan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang melarang sekolaj SD dan SMP untuk menjual sebagaimana dimaksud diatas.

2.    Permendikbud Nomor : 75 Tahun 2016 Tentang Komite Sekolah pasal 12 bahwa Komite Sekolah baik perorangan maupun kolektif dilarang melakukan pungutan dari peserta didik/orang tua/Walinya dalam dalam bentuk apapun untuk persiapan Perpisahan kelas VI, Legalisir Ijazah, Kenaikan Kelas dan Penerimaan Peserta Didik Baru keas I dll.

Intruksi yang dibuat 12 Januari 2023 itu ditandatangai langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Dr. H. Tb. Suherman, S.Pd,.M.Pd dan ditembuskan kepada Walikota, Wakil Walikota, Sekda dan Inspektorat Kota Serang.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Tb. Agus Suryadin turut mendukung dengan gagasan intruksi yang dibuat Kepala Didikbud Kota Serang. Menurutnya bahwa ini merupakan langkah maju dan konkret dalam upaya memastikan agar tidak ada lagi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan sekolah.

“Kalau sudah ada ketentuan tertulis seperti itu kan jelas. Tinggal kita minta para pengawas untuk terus melakukan pengawasan dan melaporkan kepada kita untuk dijadikan bahan evakuasi bersama,” pintanya.  (Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *