Industri di Banten Diminta Optimalkan Peran P2K3

Serang I Dinamika Banten — Sebanyak 22.522 perusahaan di Banten diminta untuk mengoptimalkan peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dalam mengantisipasi penularan Covid-19, HIV/AIDS, TBC serta kecelakaan kerja lainnya.

Kepala Bidang Pengawasan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Ruli Rianto mengatakan penerapan PPKM yang sampai saat terus berlangsung dan Pandemi Covid-19 juga masih mengkhawatirkan berpengaruh pada hubungan antara buruh dan perusahaan seperti “main pingpong”.

Bagaimana tidak, kata Ruli, ketika muncul cluster industri maka akan berpindah pada cluster masyarakat/keluarga. Demikian juga, ketika ditemukan cluster masyarakat maka akan juga berpindah ke cluster industri.

“Jadi kondisi dilema inilah yang menjadi konsen kita agar bagaimana perusahaan mampu mengoptimalkan peran Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Satgas Covid-19 yang ada di tempat kerja,” tutur Ruli pada Tangerang Raya, Kemarin di Serang.

Ia meminta agar P2K3 melakukan upaya-upaya melalui screening, edukasi, vaksinasi, dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada lingkungan kerja guna mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Maka kita lakukan sosialisasi protokol K3 di masa pandemi serta mendengar masukan – masukan dari perusahaan maupun keluh kesah yang mereka alami selama penerapan PPKM melalui zoom meeting dengan diikuti oleh lebih kurang sebanyak 500 peserta dari berbagai perusahaan dan industri di Banten,” ucapnya.

Ruli mengaku bersyukur dengan rapat atau kegiatan yang digelar secara virtual ternyata lebih efektif dan efesien sebab tidak terbatas ruang dan jarak. “Para peserta yang turut hadir juga berasal dari delapan kabupaten/kota di Banten,” tukasnya. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *