HUT Korpri 2018 : Wujudkan ASN Banten Yang Berintegritas

DBC I Serang – Setiap anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi sosok PNS yang profesional, jujur, bersih dari segala korupsi, kolusi, nepotisme, berjiwa sosial, dan sebagainya. Hal itu sebagai bentuk integritas ASN sebagai abdi negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam kata sambutan Presiden RI yang dibacakan oleh Pembina Upacara Peringatan HUT KORPRI, Ino S Rawita, Jokowi menyampaikan bahwa ASN harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman.

“Revolusi lndustri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari Aparatur Sipil Negara,” terangnya. Kamis (29/11/2018).

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja.

“Mau tidak mau, ASN harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas. Mau tidak mau, ASN harus selalu open mind, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait,” tambahnya.

Dijelaskanya bahwa ASN memiliki lima butir janji atau komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pemerintah dan masyarakat umum.

Janji itu disebut sebagai Pancaprasetya Korpri yang bertujuan agar dapat menciptakan sosok PNS yang profesional, jujur, bersih dari segala korupsi, kolusi, nepotisme, berjiwa sosial, dan sebagainya.

“Adapun isi dari Pancaprasetya Koprs Pegawai Republik Indonesia itu adalah sebagai berikut pertama setia dan taat kepada Negara Kesatuan dan Pemerintah Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, kedua menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara serta memegang teguh rahasia jabatan dan rahasia negara, dan ketiga mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan, ke empat bertekad memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta kesetiakawanan Korps Pegawai Republik Indonesia, dan kelima berjuang menegakkan kejujuran dan keadilan, serta meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme,” terangnya.

Dikatakanya amanat dari Presiden RI Jokowi diharapkan dapat diterapkan oleh segenap ASN Pemprov Banten, sehingga pelaksanaan program di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten dapat terlaksana dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Turut hadir pada peringatan ini Kepala OPD Pemprov Banten, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Ketua MUI Provinsi Banten, Rektor Untirta dan ribuan peserta apel.

Pada kesempatan ini, lanjut Ino, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pegawai yang telah berjuang dan membawa harum nama baik banten dalam meraih juara umum MTQ KORPRI ke 4 Tingkat Nasional beberapa waktu lalu.

Penghargaan berupa Satya Lencana juga diberikan kepada ASN yang telah memenuhi syarat pengabdian dengan masa kerja selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun.

Selamat juga kepada penerima penghargaan lainnya, penghargaan ini sangat penting untuk memotifasi kerja anda dan menjadi contoh bagi yang lainnya. Mudah-mudahan apa yang kita torehkan sepanjang sejarah dalam bekerja akan menjadi salah satu ladang ibadah dan mendapatkan pahala berlimpah,” kata Ino.

(Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *