Harga Kedelai Masih Tinggi, Pemkot Serang Bakal Surati Gubernur dan Pemerintah Pusat

Serang I DBC — Setelah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pedagang di Serang dan importir kedelai di Kota Cilegon, Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perdagangan, Industri dan Koperasi UMKM (Disdaginkukm) berencana akan berkirim surat kepada Gubernur Banten dan Pemerintah Pusat. Hal itu dilakukan, baik Pemprov maupun Pemerintah Pusat diminta agar membantu mencari solusi dari persoalan tingginya harga kedelai dipasaran dan dianggap masih memberatkan para pengusaha/pengrajin olahan kacang kedelai.

“Seperti yang telah saya sampaikan kemarin bahwa tingginya harga kedelai dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang mengganggu kelancaran transportasi sehingga pasokan juga tersendat. Kemudian penyebab lainnya ialah nilai dolar yang fluktuatif karena barang ini kan berasal dari luar negeri (Amerika Serikat-red),” kata Kepala Disdaginkukm, Ahmad Zubaidillah kepada dinamikabanten.co.id, Rabu, 19 November 2020 melalui sambungan selular.

Ia mengatakan kenaikan harga kedelai tidak hanya terjadi di Kota Serang, Provinsi Banten saja melainkan wilayah lain juga mengalami hal yang sama.

Untuk itu pihaknya berencana akan berkirim surat kepada Gubernur Banten melalui dinas terkait dan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perdagangan agar bersama-sama membantu memberikan solusi permasalahan ini.

“Apakah dengan mengadakan operasi pasar atau cara yg lain nya. Dikarenakan kenaikan harga ini bukan hanya pada kedelai saja tapi terjadi pada minyak goreng juga,” ucapnya. (Hendris/adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *