Ditunjuk SMK Pusat Keunggulan, SMKN 1 Kota Serang ‘Kawinkan’ Kurikulum Sekolah dengan Dunia Industri

Serang | Dinamika Banten — Saat ini sekolah menengah kejuruan (SMK) didorong untuk bisa menciptakan lulusan yang semakin kompeten. Sebelum lulus, siswa dibekali aspek soft skill dan karakter serta budaya kerja melengkapi aspek hard skill. Bekal itu diberikan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Upaya untuk mewujudkan penguasaan kompetensi itu yakni melalui program SMK-PK. Program itu merupakan pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja, yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja. Tujuannya adalah menjadi SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.

Hal itu dikatakan Kepala SMK Negeri 1 Kota Serang, Maksudi Zen Muttaqin, M.Pd yang tahun ini sekolahnya dipercaya Pemerintah Pusat melalui Kemendikbud RI menjadi sekolah menengah kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan (PK) untuk jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

Sebagai SMK Pusat Keunggulan, pihaknya berkomitmen dalam memperkuat dan memajukan pendidikan vokasi dengan meramu kurikulum yang sudah ditetapkan pemerintah, kemudian menggabungkannya dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta menyajikan pembelajaran yang handal kepada siswa.

Lebih lanjut, Maksudi Zen menginginkan agar kedepan kerja sama yang terjalin antara SMK dengan dunia industri tidak terbatas pada perjanjian saja. “Yang terpenting apakah lanjutan dari MoU tersebut, apakah kerja sama ini benar-benar pernikahan dan bukan hanya tanda tangan dalam suatu kertas saja”, ujarnya.

Disamping itu adapula tantangan yang dihadapi SMK adalah belum semua SMK mengembangkan kurikulum bersama dunia kerja dan belum semua SMK memiliki fasilitas yang sesuai standar.

“Walaupun dengan SDM yang baik atau lebih baik dan kurikulum yang sudah link, tapi jika fasilitas tidak memadai sangat sulit untuk melaksanakan pendidikan yang berkualitas dan relevan untuk dunia industri”, jelasnya didampingi Wakasek Kurikulum Rohmat, Senin (31/1).

Untuk itu, lanjut Maksudi Zen program SMK Pusat Keunggulan akan menjawab semua tantangan tersebut melalui keselarasan yang mendalam dan menyeluruh antara sekolah-sekolah yang terlibat dalam SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja.

“Jadi goal dari program SMK-PK ini sebenarnya sederhana yaitu menghasilkan lulusan yang handal, siap kerja dengan bekal kompetensi mumpuni serta memiliki soft skill yang baik untuk mendukung dalam budaya kerja di lingkungan industri”, tukasnya. (Adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *