Disporapar Kab. Serang Segera Tata Pengelolaan Wisata Anyer

SERANG | DINAMIKA BANTEN — Dinas pemuda olahraga dan pariwisata Kabupaten Serang, segera tata pengelolaan pantai Anyer, Cinangka dan sekitarnya. Menyikapi banyaknya keluhan dari para pengunjung wisata Anyer paska libur Idul Fitri lalu.

Anyer merupakan salah satu tujuan destinasi wisata utama masyarakat Banten, selain pantainya bagus, pasirnya yang putih serta memiliki deburan ombak yang mempesona dan air laut yang biru membentang. Tidak heran banyak wisatawan yang datang ke pantai Anyer. tidak hanya masyarakat sekitar Serang/Banten, banyak juga wisatawan yang datang dari luar Kota bahkan Mancanegara.

Dibalik keindahan pantai Anyer, ada oknum yang merusak nama baik Pantai Anyer dan sekitarnya dengan memanfaatkan situasi keadaan momen. Dengan meminta tarif redistribusi parkir yang tidak sewajarnya, “bahkan oknum tersebut menaikan harga tiket masuk wisata yang sangat membebani pengunjung.

Eeng Kosasih kepala bidang (Kabid) pemasaran Disparpora Kabupaten Serang, saat ditemui diruang kerjanya pada Hari Rabu 25/05/22. Sampai saat ini kami terus benahi dan kami usulkan kepada pimpinan, dan kami sampaikan usulan-usulan kita kedepan agar pengelolaan pantai Anyer lebih baik dan tertib.

“Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Serang tidak dilibatkan oleh penyewa, dan pengelola pantai. Untuk itu Disparpora akan bekerja sama dengan pemerintah terkait. Sampai saat ini kami belum mengetahui, apakan biaya redistribusi parkir dan biaya tiket masuk Pantai masuk pajak Daerah atau tidak ” ini yang perlu kami dalam ucap Aeng.

Kami masih terus menunggu proses hukum yang berjalan terkait beberapa oknum tersebut. Yang sudah menaikan harga redistribusi parkir dan tiket masuk dengan seenaknya.

Karena wisatawan lokal maupun mancanegara perlu kepastian harga. mulai dari harga tiket masuk pantai, bayar saung/gajebo, redistribusi parkir sampai harga jajanan dipantai jangan sampai membebani pengunjung. Karena tidak semua yang berwisata membawa banyak uang, mungkin ada juga pengunjung yang bawa uang pas-pasan tapi ingin ke pantai,” nah ini perludiperhatikan oleh pihak pengelola kata Aeng.

Aeng menghimbau kepada pengelola pantai, jangan memainkan harga tiket parkir dan lain-lain karena ini akan berdampak kurang baik untuk nama wisata di Kabupaten serang. Serta jagalah kebersihan pantai untuk terus memperhatikan ketertiban dan kindahan pantai demi kita bersama.

Kedepan kami akan tata pedagang asongan di pantai supaya tertib. Jadi jangan sampai pedagang menghampiri pengunjung pantai, karena ini akan merusak suasan pengunjung ketika sedang menikmati keindahan pantai. Nantinya kita akan buatkan tempat untuk menjajakan daganganya, agar pengunjung pantai yang mencari pedagang jangan pedagang yang menghampiri pengunjung “harap Aeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *