Disperindagkop Jelaskan Penyebab Meroketnya Harga Kedelai di Kota Serang

Serang I DBC — Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Serang, Akhmad Zubadillah menjelaskan penyebab meroketnya harga kedelai di pasaran, Senin (16/11).

“Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pemantauan di lapangan. Hasilnya bahwa melejitnya harga kedelai adalah disebabkan karena itu merupakan barang impor yang berasal dari Amerika Serikat. Jadi tidak ada permainan harga disana,” jelasnya di depan sejumlah pengurus Kopti Kota Serang yang tengah melakukan audiensi di Serang.

Disamping itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengatakan faktor lain yang menimbulkan harga kedelai naik ialah pengiriman lambat akibat transportasi yang ketat dan dibatasi demi menjalankan Protokol Kesehatan selamat pandemi Covid-19.

“Namun soal pasokan dan pengiriman ini kami akan terus berkoodinasi dengan Disperindag Provinsi Banten,” katanya.

Ketua Kopti Kota Serang, Redi Kurnia menyatakan bahwa langkah audiensi yang dilakukannya bersama jajaran pengurus kepada Kepala Disperindagkop Kota Serang merupakan bagian respon cepat yang telah disampaikan Walikota Serang, Syafrudin.

“(Audiensi) ini merupakan langkah kami dalam rangka memecahkan masalah tingginya harga kedelai. Makanya kami temui Kadisperindagkop,” katanya.

Ia berharap setelah melakukan pertemuan, pihak Disperindagkop mampu mengendalikan harga kedelai yang masih tinggi selama sepekan ini. Jika harga bisa ditekan, kata dia, mudah-mudahan usaha para pengrajin tahu dan tempe bisa kembali normal.

“Sehingga bisa memberikan pengaruh pada meningkatnya perekonomian warga di Kota Serang,” ucapnya. (Hendris/adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *