Disnakertrans Banten Kembangkan Pelatihan Berbasis Masyarakat

Serang I DBC — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bante memastikan terus berupaya dalam menekan angka pengangguran dengan meningkatkan keahlian maupun ketrampilan bagi tenaga kerja atau pencari kerja untuk mengembangkan potensi yang ada guna mendapatkan pekerjaan maupun mendirikan usaha mandiri dibidangnya masing-masing.

Salah satunya langkah yang telah terprogram pada tahun anggaran 2020 ialah melakukan pelatihan berbasis masyarakat di delapan kabupaten/kota se-Banten.

“Program pelatihan berbasis masyarakat yang akan dilakukan pada tahun 2020 ini tetap beroientasi pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” kata Kasi Pelatihan dan Pemagangan Disnakertrans Provinsi Banten, Fifin Rosian Alfiah di Serang, Kemarin.

Ia menjelaskan kabupaten/kota diberikan andil dalam menyampaikan usulan peserta pelatihan. “Pertimbangannya jelas karena mereka yang mengerti lapangan, tahu akan kebutuhan. Bahkan persentase blusukan ke lapangan saja tentu teman-teman disnaker kabupaten dan kota lebih dominan. Jadi jelas mereka lebih mengenal daerahnya,” katanya.

Fifin menuturkan bahwa pelatihan berbasis masyarakat diharapkan mampu mengurangi angka penangguran. Namun demikian, sambung Fifin, setidaknya masyarakat yang telah mengikuti pelatihan itu mampu meningkatkan keahlian, dapat mengembangkan SDM dan pada akhirnya mampu menghidupi dirinya sendiri.

“Hanya saja berdasarkan evaluasi tahunan kita dihadakan pada kendala paska. Masyarakat kerap kebingungan setelah mengikuti pelatihan. Jadi PR kami ini memang mencari formulasi paska pelatihan agar ilmu keterampilan yang telah mereka dapat dari pelatihan tidak lewat begitu saja. Sementara program kita juga dibatasi pada pedoman pelaksanaan (domlak),” bebernya.

Untuk itu, pihaknya berharap stakeholder lain yang terkait bisa memberikan dukungan dan perhatian.

Ia merinci macam-macam pelatihan yang akan diberikan kepada masyarakat pada tahun 2020 ini diantaranya sablon kaos yang kerap menjadi idola, design grafis, digital printing, rajut, acrylic, fhotografy, gula semut dan tata boga.

(Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *