Diresmikan Menag RI, 155 KUA di Banten Harus Keren dan Bermartabat

Serang I DBC — Program KUA KEREN dan Bermartabat telah diresmikan Menteri Agama RI, Fachrul Razi di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Kamis (6/8). Hal itu menjadi semangat baru bagi 155 KUA di Banten untuk mewujudkan paradigma pelayanan yang berbasis kekinian.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, H. A. Bazari Syam mengatakan KUA Keren dan Bermartabat merupakan ikhtiyar kami dalam rangka meningkatkan eksistensi, citra dan performa Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai institusi paling bawah Kemenag.

“Selama ini image masyarakat terhadap KUA adalah hanya sebagai tempat untuk menikahkan. Padahal sebenarnya lebih dari itu, KUA memiliki peranan strategis dalam menjaga dan meningkatkan ukhuwah persatuan umat. Kehadiran KUA sejatinya harus benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat dalam urusan keagamaan Islam,” kata Kakanwil.

Dijelakan Bazari bahwa KUA Keren dan Bermartabat sendiri memiliki pengertian Komunikatif, Energik, Responsif, Edukatif dan Normatif. “Lima kata sifat turunan dari Keren itu diharapkan bisa menjadi kultur pegawai KUA dalam dunia kerjanya,” ucapnya.

Kabid Urais, H. Ade Baijuri menunjukkan pelakat KUA Keren dan Bermartabat usai dilaunching Menag RI

Kabid Urusan Agama Islam (Urais), H. Ade Baijuri menargetkan program KUA Keren dan Bermartabat selama tiga tahun. Dimana untuk tahun pertama pihaknya akan fokus pada pengenalan kepada 155 KUA di Banten.

“Tahun depan semua KUA di Provinsi Banten harus tahu bahwa dirinya keren dan bermartabat. Maka sebagai langkah pertama pada Januri 2021 kami akan lauching aplikasi profile KUA berbasis androit,” katanya.

“Itu cara pertama mengenalkan kepada masyarakat bahwa KUA ini bukan hanya melayani nikah saja. Tetapi ada 10 jenis layanan sesuai peraturan dan perundang-undagan yang berlaku,” katanya lagi.

Yang kedua, sambung Ade Baijuri, kita akan melakukan MoU bersama TNI, Polri dan Pemda Provinsi dalam rangka menyelenggarakan pengajian dan pembinaan rutin kepada masyarakat setiap bulan ditingkat kecamatan. “Jadi nanti Kepala KUA yang menggagas bersama Danramil, Kapolsek dan Camat bersama-sama melakukan pembinaan sekaligus pengajian rutin kepada masyarakat setiap bulan,” katanya.

Selanjutnya, pihaknya juga akan melakukan MoU dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota. Menurutnya, MoU ini sangat penting guna validasi data kependudukan calon pengantin. Sebab ketika daftar di aplikasi SIMKAH banyak NIK yang tak sesuai. Dan ini menjadi masalah.

“Kami juga berkeinginan saat hendak menyerahkan buku nikah, data dalam KTP-nya juga secara otomatis langsung berubah status setelah menikah. Sebab selama ini banyak pasangan yang sudah menikah, namun status dalam KTP-nya belum berubah. Ini juga dikhawatirkan berdampak negatif dalam masyarakat,” tandasnya.

Menag RI, Fachrul Razi didamingi Kakanwil Kemenag, H. A. Bazari Syam dan Kabag TU Mahfudin menandatangani plakat KUA Keren dan Bermartabat di Aula Kemenag Banten

Langkah berikutnya dalam menyongsong KUA Keren dan Bermartabat, pihaknya juga menggalakan infak mesjid melalui aplikasi. “Kita mendorong masyarkat agar gemar berinfak dengan mudah dan indah melalui handphone androit,” ujarnya.

Ade Baijuri mengatakan kedepan KUA Keren akan dilakukan penilaian dengan berbagai indikator dan kriteria. “Maka diharapkan 155 KUA se-Banten ini seyogyanya untuk segera mengimplementasikan pelayanan selaras dengan semboyan keren dan bermartabat,” tukasnya.

Penulis/Editor : Ade Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *