Dinsos Dorong Bulog Jadi Supplier

DBC I LEBAK – Dinas Sosial Kabupaten Lebak mendorong Bulog Subdivre Lebak dan Pandeglang menjadi supplier beras bagi 106.232 Keluarga Penerima Manfaat program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial. Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Lebak Edi Moedijarto kepada wartawan di Ruang Kerjanya, Rabu (31/10).
“Mulai Januari tahun 2019 direncanakan Bulog tidak lagi menyalurkan rasta (beras sejahtera) kepada KPM karena akan diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kendati demikin kita akan mendorong bulog sebagai supplier-nya,”kata Edi kepada wartawan
Edi menjelaskan, BPNT merupakan program pengganti Rasta yang dicanangkan oleh Kementerian Sosial. Artinya kedepan para KPM tak lagi menerima bantuan berupa beras tetapi berupa voucher belanja senilai Rp 110.000.
“Voucher ini tidak dapat dibelanjakan di semua tempat tetapi khusus di warung sudah ditunjuk oleh bank tertentu sebagai mitra penyaluran BPNT,”katanya.
Warung yang sudah bermitra dengan bank akan melayani pembelian barang kebutuhan para KPM. Dengan nilai sesuai saldo yang dimiliki.
“Namun sementara hanya dua item yakni beras dan telur tidak untuk yang lain. Jumlah KPM sementara ini kalau mengacu pada data penerima Rasta sebanyak 106.232 KPM,”katanya.
Data KPM tersebut belumlah menjadi data fix penerima BPNT. Hal itu terjadi karena petugas dilapangan masih melakukan penginfutan penerima KPM sesuai data riil dilapangan.
“Sasarannya tentu keluarga tidak mampu. Jika merujuk data sebanyak 100 ribuan KPM tentunya membutuhkan persediaan beras yang banyak dan tersedia secara kontinyu maka dari itu peran Bulog tentunya masih dibutuhkan untuk menjadi supplier beras kepada warung-warung sudah bekerjasama dengan pihak bank agar tidak terjadi kelangkaan,”katanya.
Edi mengungkapkan, dirinya merasa khawatir bilamana tidak mengajak peran serta Bulog persediaan beras di warung tidak dapat memenuhi kebutuhan. Dalam satu bulan kebutuhan rasta 2.043 ton.
“Jika dihitung dalam kilo mencapai 2.042.960. Dari mana coba harus menyiapkan beras sebanyak itu, belum lagi ada khawatir permainan harga maka dari itu Dinsos akan mendorong Bulog ikut berperan menjadi supplier,”katanya.
Kepala Bulog Subdivre Lebak dan Pandeglang Refianto menuturkan, bahwasannya Bulog untuk penyaluran rasta ke KPM Lebak sampai dengan bulan Desember 2018,” Tapi untuk bulan Januari 2019 selanjutnya Bulog menunggu keputusan pemerintah dan Bulog sangat setuju apabila ditunjuk untuk membantu pemenuhan beras BPNT dari Bulog semua tapi ini harus ada penunjukan dari pemerintah sebagai penyedia berasnya dari Bulog,”katanya. (Fahdi / Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *