Dana Zakat Pemprov Banten Mulai Disalurkan, Bantu Marbot Mesjid dan Pesantren Terbakar

Serang I DBC — Meski sempat terkendala karena peralihan Kasda, Unit Pengelola Zakat (UPZ) Baznas Pemprov Banten akhirnya bisa bernafas lega setelah dana zakatnya cair dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak dan membutuhkan.

Plt. Karo Kesra Setda Pemprov Banten, Toton Suriawinata mengaku sempat merasa pesimis dana zakat bisa dicairkan, sehingga pihaknya melaporkan kendala tersebut kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim.

“Kebetulan beberapa program yang akan kita realisaikan dari dana zakat itu juga merupakan bagian penting programnya Pak Gubernur,” kata Toton di Serang, Selasa (2/3).

Mendapat laporan tersebut, Gubernur Banten langsung memerintahkan Kepala DPKAD dan Direksi Bank Banten untuk merumuskan solusi bersama OJK.

“Akhirnya OJK memberikan peluang agar bisa dicairkan segera. Jadi semacam ada prioritas,” kata Toton.

Beberapa program yang telah disalurkan UPZ Baznas Pemprov Banten yaitu insentif kepada 4.000 marbot mesjid dengan total anggaran 2 Miliyar. Selanjutnya bantuan Rp 50 juta kepada Pondok Pesantren (Ponpes) kebakaran di Kragilan, Kabupaten Serang dan bantuan Rp 12.150.000 untuk Ponpes yang roboh di Kabupaten Pandeglang.

“Selain itu, penyaluran zakat juga diserahkan kepada 8 asnaf sebagai mana yang telah ditetapkan sesui syariat Islam. Nilainya memang beragam namun rata 5 juta-an,” ucapnya.

Selain sebagai pengelola zakat, Toton yang juga sebagai ASN Pemprov Banten ini mengaku sebagai Muzaki atau yang memberikan zakat. “Sebagai ASN tentu kami merasa bangga karena bisa membantu orang-orang yang berhak menerima zakat. Sementara selaku pengurus atau pengelola zakat, kami menghimbau kepada ASN dan masyarakat pada umumnya supaya membayarkan zakatnya melaluinya Baznas. Karena Baznas itu adalah lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah untuk mengelola zakat,” ucapnya.

Penulis : dinamikabanten.co.id
Editor : Ade Gunawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *