Bupati Lebak Larang Keras Calon Kades Kampanye Iring Iringan

Lebak I Dinamika Banten —. Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dengan tegas melarang para calon kepala desa (Kades) melakukan kampanye secara ‘Iring-iringan’.

Kampanye secara Iring-iringan alias konvoi yang melibatkan banyak orang dilarang.

Demikian dikarenakan mengingat masa Pandemi Covid-19 yang kini masih berlangsung.

Oleh karenanya, bagi para calon yang akan berpartisipasi dalam perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Lebak memahami aturan berlaku.

“Kan sudah dijelaskan, dan di jungklak juknis juga sudah dijelaskan bahwa kampanye secara iring-iringan tidak boleh dilakukan,” kata Bupati Iti saat ditemui, Senin (4/10/2021).

“Dulu saya juga engga ada iring-iringan seperti itu,” tambahnya.

Bupati mengatakan, kampanye alangkah baiknya dilakukan secara door to door, itu juga dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

Hal tersebut dilakukan karena mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang hingga kini masih belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir.

Dirinya sendiri enggan karena perhelatan itu justru malah menyebabkan adanya klaster baru penularan covid-19.

“Door to door boleh dilakukan, namun harus ada pembatasan. Jangan sampai adanya kerumunan yang dapat memicu penambahan kasus covid-19,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkades sendiri dilakukan secara serentak di 266 Desa yang berada di Kabupaten Lebak. Pelaksanaannya digelar pada 24 Oktober 2021 nanti.

Untuk masa kampanye nya sendiri, para calon Kades diberikan waktu selama 3 hari yakni pada tanggal 17 hingga 20 Oktober 2021. (Gun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *