Kemenag Banten Jamin Pelayanan Haji 2020 Lebik Baik

SERANG I DBC — Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Banten, H. A. Bazari Syam menjamin pelayanan terhadap calon jemaah haji tahun 2020 akan semakin baik. Keyakinan itu menyusul setelah dirinya bersama jajaran melakukan evaluasi atau perbaikan-perbaikan terhadap sistem penyelenggaraan haji tahun sebelumnya.

“Pertama yang ingin saya tekankan adalah program haji tahun 2020 ini sudah dapat diselenggarakan dengan baik. Dan yang kedua saya menghimbau agar pejabat haji itu mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat berdasarkan aturan. Jadi komtimennya berdasarkan regulasi,” kata H. A Bazari Syam di Ruang Rapat Internal Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Lantai 2, Kota Serang, Selasa (28/1).

Bazari Syam menilai para petugas teknis perhajian dilapangan sudah banyak melakukan langkah ke arah tersebut. “Misalnya dengan menggelar Bimsik atau Bimbingan Manasik haji kepada para calon jemaah haji 2020 dengan melibatkan seluruh KUA (Kantor Urusan Agama) di Banten,” ucapnya.

Kakanwil Banten juga mengingatkan kepada jamaah haji yang mendapat kuota pemberangakatan tahun 2020 ini jangan sampai tidak mendapatkan informasi hal tersebut, sehingga bedampak pada keterlambatan dalam pelunasan. “Ini penting. Artinya para pejabat dan pegawai haji harus sendini mungkin melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” cetusnya.

Lebih lanjut ia menerangkan soal rekruitmen petugas haji sudah mulai dibahas sejak pekan lalu. “Hal hal terkait petugas haji sudah kita rapatkan sejak minggu kemarin. Soal seleksi ini juga saya tekankan agar berpegang teguh pada aturan dan regulasi yang ada,” tandasnya.

Ia juga berharap agar petugas haji seperti TPHI, TPIHI, TKHI dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang nanti lolos/terpilih agar betul-betul menjalankan tugasnya dengan penuh tanggungjawab. “Jadi jangan sampai ada lagi suara sumbang bahwa misalnya kinerja petugas haji kurang optimal. Maka komitmen ini harus kita jaga bersama,” pintanya.

Ihwal petugas haji ini, Bazari Syam lebih menyoroti pada TPHD yang kerap diterpa isu kurang sedap dikalangan masyarakat. “Jadi TPHD ini seolah-olah ada kesan asal berangkat, padahal ini mengambil dari kuota jamaah. Oleh karena itu kita bersama Pemerintah Provinsi akan perketat lagi dalam proses seleksinya,” ucapnya.

Disinggung jumlah kuota haji Banten, Bazari mengatakan sebelum ada penetapan kuota yang baru saat ini pihaknya masih menggunakan kuota tahun 2019 yaitu sekitar 9.948. Demikian pula dengan ongkos naik haji tahun 2020 dipastikan tidak ada perubahan yang signifikan.

Sementara soal pengurangan uang saku jamaah haji yang sempat ramai diberitakan, ia menyebut itu hanya baru wacana dari Pemerintah Pusat dan belum ada aturan apapun soal tersebut. (Ade Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *