MKKS dan SMKN 1 Kota Cilegon Peduli Korban Banjir

SERANG I DBC — Kepedulian dari berbagai lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, BUMN dan BUMS, maupun perorangan terhadap para korban banjir bandang dan longsor di wilayah Kabupaten Lebak Banten hingga saat ini terus berdatangan dengan mengirim berupa aneka macam bantuan.

Kali ini bantuan datang dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Cilegon. Bantuan berupa uang tunai itu secara simbolis diserahkan langsung Ketua MKKS SMK Negeri Kota Cilegon, Widodo kepada Ketua MKKS SMK Provinsi Banten, Lilik Hidayatullah di SMKN 2 Kota Serang, pekan lalu. Rencananya bantuan dari ‘gotong royong’ MKKS kabupaten/kota Se-Banten itu akan diserahkan pada Kamis (23/1).

Ketua MKKS SMK Kota Cilegon, Widodo mengatakan bencana banjir dan longsor yang menimpa saudara – saudara kita di Lebak Banten itu sudah semestinya mendapat perhatian dan kepedulian. “Jangankan di Banten, perisitwa yang menimpa diluar daerah saja MKKS SMK alhamdulillah telah bersempatan memberikan hadir dan membrikan santunan. Seperti bencana Gempa di Lombok, NTB dan daerah-daerah lainnya,” kata Widodo, Senin (20/1/2020).

Widodo menyampaikan bantuan uang tunai terhimpun senilai Rp 44 juta itu berasal dari patungan seluruh SMK baik negeri maupun swasta di Kota Cilegon dari penggalangan dana di sekolahnya masing-masing.

“Bantuan yang kami serahkan berupa uang tunai senilai 44 juta rupiah. Infonya dari MKKS SMK Provinsi, kami adalah yang terbesar. Artinya kami sangat bersyukur teman-teman Kepala sekolah di Cilegon ini masih tejalin silaturahmi dan kekompakan yang baik serta memiliki kepedulian yang tinggi,” timpalnya.

Selanjutnya, Widodo yang juga Kepala SMK Negeri 1 Kota Cilegon ini menjelaskan bahwa dari 44 juta yang terkumpul dan telah diserahkan itu, 12 juta berasal dari donasi para siswa dan guru SMK Negeri Kota Cilegon. “Dari data yang ada, alhamdulillah SMKN 1 Cilegon tertinggi dengan 12 juta rupiah yang berhasil kami dihimpun,” katanya.

Ia mengaku selain menghimpun dana bantuan untuk diserahkan ke MKKS Banten, para siswanya melalui wadah organisasi di sekolah justru telah lebih dulu menyalurkan berupa aneka macam bantuan pada korban banjir di Lebak.

“Sebetulnya, kalau siswa sudah lebih dulu menyalurkan bantuan kemanusiaan ini. Karena memang disini siswa akan langsung berinsiatif melakukan penggalangan dana setelah mendengar musibah bencana besar yang menimpa masyarakat Banten maupun luar Banten,” ucapnya. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *