Rohman, Calon Kades Sindangsari : Siap Tuntaskan ‘Pekerjaan Rumah’

SERANG I DBC — 150 Desa di Kabupaten Serang akan menghelat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada 3 Nopember 2019. Seluruh Panitia Pemilihan Desa (PPD) saat ini tengah sibuk menjalankan tahapan pesta demokrasi enam tahunan itu agar berjalan lancar, aman dan kondusif.

Rohman, Calon Kades Sindangsari menekankan agar jajaran PPD menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, transparansi dan netralitas dihadapan seluruh calon kepala desa.

Pria yang 6 tahun pernah memimpin desa dengan luas 700 hektare itu menuturkan bahwa pemilihan kepala desa merupakan momentum yang sangat baik bagi masyarakat untuk memilih pemimpin desa yang selama ini perjalanannya sudah terlihat oleh masyarakat.

Menurutnya, berbagai kalangan banyak yang berpartisipasi mulai dari anak muda sampai dewasa dalam mengikuti kontestasi untuk menjadi kepala desa tersebut.

“Menjadi seorang kepala desa harus benar-benar mampu memimpin bagi seluruh masyarakat, bukan pemimpin sebagian kelompok, dan keluarganya saja, namun harus benar – benar menjadi pemimpin masyarakat seluruhnya,” kata Rohman saat ditemui di Kediamannya, Selasa (15/10).

Pemimpin masyarakat, kata dia, artinya pemimpin yang dekat dengan masyarakat, melindungi, mengayomi dan sekaligus melayani masyarakatnya. 

“Kepemimpinan ini lebih melibatkan partisipasi masyarakat desa. Dalam hal prinsip transparansi akan selalu meminta kepada masyarakat untuk mengawasi, mengontrol dan melaporkan hasil kinerjanya kepada masyarakat,” ucapnya

Diakuinya, dalam pencalonan tentunya semua memiliki niat dan tujuan, yang mana niat tersebut sudah barang tentu melekat dalam hati para calon, terlebih calon yang sudah pernah menjadi pemimpin.

Rohman mengaku, pencalonan dirinya merupakan bentuk tanggungjawab yang harus diselesaikan. Pasalnya masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus dituntaskan.

“Justru dengan mencalonkanya saya kembali untuk menjadi kepala desa, karena masih banyak PR yang belum terselesaikan, sebab pada dasarnya meski 2 (dua) priode sekalipun pembangunan di Desa Sindang Sari tidak bakal bisa terselesaikan. Terlebih jika hanya mengadalkan APBDes,” kata Rohman.

Rohman merinci beberapa program yang menjadi PR tersebut, salah satunya yaitu program pembangunan infrastruktur yang masih tersisa seperti jalan dan PJU. “Sebetulnya kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik demi terealisasinya pembangunan di wilayah kami, seperti halnya membuat pengajuan permohonan agar secepatnya dilakukan perbaikan. Namun karena belum waktunya yang pada akhirnya kami harus sabar menunggu, meski upaya jemput bola sudah kami lakukan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rohman, tidak hanya sektor infrastruktur saja, melainkan dari sisi mental sepiritual juga merupakan salah satu PR. “Kita sudah memaksimalkan kegiatan ibu – ibu pengajian Majlis Ta’lim Desa Sindang Sari agar lebih intens lagi dalam penanaman nilai sepirtualnya, dan untuk para tokoh masyarakat dan pemuda pun terus kita dorong untuk lebih giat dalam penanaman nilai sepiritualnya,” ujar Rohman.

Selanjutnya Calon Kades Incumbent ini menjelaskan pemberdayaan yang telah dan akan dilakukan. “Soal pemberdayaan ekonomi masyarakat kita sudah membuat BUMDes. Kita akan melakukan pemberdayaan tanah bengkok desa, akan tetapi untuk saat ini kami belum bisa merealisasikannya, karena ada beberapa masyarakat yang berasumsi negatif,” jelasnya.

Masih kata Rohman, dari sisi pemberdayan tidak hanya sampai disitu, pihanya bahkan sudah melakukan kerjasama dengan BI. “Alhamdulillah kami sudah melakukan kerjasama dengan BI dalam pemberdayaan ini, seperti tanaman organik yang sudah kami lakukan, dan tinggal pengembangan dititik – titik lainnya,” tutur Rohman.

Harapanya, lanjut Rohman, jika dengan dana desa memang sudah selesai program pembangunan infrastruktur, kemudian pihaknya akan melanjutkan ke pambangunan mental sepiritual, lalu berikutnya ke pemberdayaan ekonomi masyarakat Sindang Sari dengan cara berdayakan BUMDes. “Mudah – mudahan dengan adanya Untirta kedepan kita bisa melakukan kerjasama dititik – titik yang lainya,” terangnya.

Terkait dengan capaian keberhasilan pembangunan infrastruktur, Rohman mengaku, hal tersebut masyarakat yang dapat menilai dan merasakanya. “Tapi Alhamdulillah, saat ini masyarakat yang biasa membawa barang daganganya ke pasar tidak terlalu sulit untuk akses jalanya, sebab sudah terpenuhinya infrastruktur jalan yang cukup,” jelasnya.

Rohman berharap kepada seluruh pihak bisa berpartisipasi secara aktif dalam mensukseskan pesta demokrasi tingkat desa ini, mulai dari unsur Pemdes, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Bindes dan unsur masyarakat lainnya agar dapat memberikan kontribusi positif bagi penyelenggaraan Pilkades untuk menjamin Pilkades berjalan aman, tertib dan lancar. “Kami berharap dukungan dari semua pihak dalam mensukseskan pemilihan kepala desa ini, agar tetap berjalan aman, tertib dan lancar sehingga akan melahirkan pilkades yang kondusif, dan bagi warga yang sudah datanya masuk dalam DPT maka diharapkan untuk bersama – sama datang dan memilih pemimpin yang menurutnya baik dan benar dan tidak terpengaruh dari pihak mana pun,” harap Rohman.

Disinggung Indenpendsi panitia Pilkades, Rohman menjamin, panita Pilkades independen dan tidak akan berpihak kemana pun. Karena pada dasarnya panitia wajib netral dalam melaksanakan tugas dan harus sesuai dengan peraturan serta tata tertib pilkades di tingkat desa. Jika dalam penyelanggaraan pilkades, panitia keluar dari aturan maka akan memicu ke arah konfilik.

“Kami meminta kepada panitia untuk tetap menjaga independensinya. Karena dengan menjaga indenpendensi dapat meminimalisir konflik yang muncul di lapangan, sehingga panitia harus benar-benar independen,” pungkasnya. (Ade Gunawan)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *