Skill Guru SMKN 1 Kota Serang Terus Upgrade

SERANG I DBC — Peran guru dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh dengan sukses atau tidak pendidikan tersebut kedepannya. Bagaikan kapal yang sedang berlayar, guru adalah nahkoda yang mengarahkan, membimbing dan memberi petunjuk ke awak kapalnya agar kapal tersebut dapat berjalan dengan baik menuju tempat tujuannya. Dalam pendidikan formal di sekolah, guru memegang kendali penuh terhadap anak didik/peserta didik dalam kelas. Baik atau tidaknya pembelajaran dalam kelas bergantung pada guru sebagai ujung tombaknya.

Hal itu dikatakan Plt. Kepala SMK Negeri 1 Kota Serang, Hj. Cucu Supriatin saat ditemui di kantornya di Serang, Rabu (2/10).

Cucu memastikan seluruh guru yang mengajar disekolahnya terus di-upgrade skill dan kemampuannya agar lebih profesional. “Dalam pelatihan-pelatihan, seminar dan in house training mereka selalu kita kirim agar mengikuti acara-acara tersebut,” kata Cucu.

Menurutnya, jaman sekarang beberapa guru sering menyalahartikan perannya sebagai pendidik untuk siswa. Mereka mengganggap tugas guru hanya mentransfer ilmu di dalam kelas, cukup itu saja padahal pada kenyataannya tidak hanya itu. Guru digugu dan ditiru, apapun yang guru lakukan sedikit banyak akan memberi dampak secara langsung atau tidak langsung kepada siswa. 

“Guru bukan hanya mampu memberikan pelajaran tentang materi di dalam kelas namun guru juga harus memiliki kepribadian yang baik untuk diteladani oleh siswanya. Dengan kepribadian yang baik tersebut nantinya akan memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku siswa disekolah. Guru juga harus mampu memilih metode atau pembelajaran seperti apa yang pas untuk anak didik mereka. Tidak memaksa namun perlahan membuat anak didik menyukai cara belajar yang diterapkan,” paparnya.

Seorang guru yang ideal menurut Cucu mempunyai tugas pokok yaitu mendidik, mengajar dan melatih. Oleh karena itu seorang guru harus memiliki kompetensi. Dalam profesi keguruan, kata dia, kita mengenal istilah kompetensi. Kompetensi itulah yang digunakan untuk menilai apakah seorang guru berkualitas atau tidak. 

Dijelaskannya, ada tiga kompetensi yang harus dimiliki guru, yaitu kompetensi personal, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. “Kompetensi personal lebih menunjukkan pada kematangan pribadi. Di sini aspek mental dan emosional harus benar-benar terjaga. Kompetensi sosial lebih menunjukkan pada kemampuan guru untuk berelasi, berinteraksi. Guru memperlihatkan keluwesan dalam pergaulan dengan siswa, kepala sekolah, dan juga teman sejawat di tempat ia mengajar. Guru bisa menciptakan persahabatan yang baik. Keberadaannya memberi manfaat yang positif,” urai Kepala SMK Negeri 3 Kota Serang ini.

Dengan terpenuhinya kriteria guru berkualitas diatas, sambung dia, pendidikan berjalan dengan lebih terorganisir. Mutu pendidikan pun dapat lebih baik dengan adanya guru berkualitas yang mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.

Di era modern seperti saat ini, kata Cucu lagi, guru harus dapat beradaptasi dengan siswa yang sudah terpengaruh dengan pesatnya kemajuan teknologi yang ada. Maka dari itu guru yang berkualitas diperlukan, agar ia tidak ikut terbawa dengan kemajuan teknologi yang ada melainkan guru tersebut bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk lebih mengembangkan cara mengajarnya.

Saat ini SMKN 1 Kota Serang memiliki guru sebanyak 116 orang. Terdiri dari 73 PNS atau Guru Tetap dan 43 Non PNS alias GTT dengan jumlah peserta didik sebanyak 2.242 siswa. (adg)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *