Bebas Denda Pajak, Pendapatan Bapenda Banten Naik

SERANG I DINAMIKA BANTEN — Upaya Bapenda menggenjot penerimaan pajak kendaraan bermotor dengan membebaskan denda mulai menunjukkan hasil menggembirakan. Setelah program itu berjalan, setiap hari pendapatan pajak mencapai rata-rata 14-16 miliar.

Kepala Bapenda Banten Opar Sochari mengungkapkan itu saat menyampaikan amanat dalam kegiatan berjemur bersama para pejuang pendapatan di halamam tengah kantor Bapenda Bantenn, di Kawasan KP3B Curug, Kota Serang. Berkaitan dengan program itu, Opar mempersilakan stafnya jika ada yang sakit untuk beristirahat.

“Kalau ada yang sakit silakan ngomong aja. Kita tidak tinggal diam kepada pejuang pendapatan. Kita punya tugas luar biasa,” kata Opar di hadapan para stafnya. Selain belanja, sambung Opar, Bapenda juga ditarget pendapatan yang saat ini baru mencapai 80 persen.

Menurut Opar, sebelumnya BPK menyarankan agar semua tunggakan pajak bermotor diselesaikan. Tidak ada alasan karena Covid 19 menjadi melemah. Jika perlu door to door ke para wajib pajak (WP). Mengingatkan ke wp agar membayar pajak.

“Kita butuh dana untuk pembiayaan covid. Untuk pendidikan, infrastruktur, dan lainnya. Kalau anggaran tidak ada pemerintahan tidak akan jalan,” tegasnya.

“Sehari 13 sampai 16 miliar perhari pendapatan dari PKB. Ini harus terus digenjot agar meningkat dan mencapai target,” pungkas Opar Sochari.

Sementara itu, seluruh staf Bapenda Banten diwajibkan berjemur sekira pukul 10 hingga 10.30 agar terkena sinar matahari pagi. Itu dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan imun agar tidak terpapar covid 19. Mengingat tugas pejuang pendapatan begitu berat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *