Atasi Permasalahan Kedelai, KOPTI Berkirim Surat Ke Menko Perekonomian

SERANG I DINAMIKA BANTEN — Koperasi Pedagang Tahu dan Tempe (KOPTI) Kota Serang melayangkan surat kepada Mentri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga bahan dasar tahu dan tempe itu.

Dalam surat bertanggal 6 Januari 2021 yang ditandatangani Redi Kurniadi sebagai Ketua Kopti Kota Serang dan Ojang Yohana sebagai Sekretaris itu memohon bantuan pemerintah melalui Menko Perekonomian untuk mengganti kerugian atas harga bahan baku kacang kedelai bersubsidi dari pemerintah.

“Harga kacang kedelai yang naik terus menerus memberi imbas serius terhadap berbagai faktor antara lain kerugian dan pemecatan karyawan apalagi dimasa Pandemi Covid-19 ini perekonomian daerah termasuk nasional sedang mengalami penurunan,” tulis surat bernomor 002/PB/Kopti/XII/2021 itu.

Selanjutnya sehari setelah berkirim surat ke Kemenko Perekonomian, pengurus Kopti Kembali melakukan audiensi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Banten.

“Alhamdulillah setelah berkomunikasi dengan Indag dan Satgas pangan Polda Banten, kami mengatahui bahwa tidak ada indikasi penimbunan kedelai, karena kami khawatir kenaikan harga ini disebabkan ada permainan kartel dan insya Allah Kadis Indag Provinsi Banten dalam waktu dekat akan mengadakan operasi pasar untuk menstabilkan harga komoditi kedelai ini.”ujar Redi setelah audiensi kepada dinamikabanten.co.id, Kamis (7/01/2021) di Serang.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya bahwa kenaikan harga kedelai dan aksi mogok para pengrajin tahu dan tempe menjadi isu nasional bahkan Bareskirm Polri juga telah menurun kan tim Satgas untuk menyelidiki kekhawatiran ada penimbunan. (Hendris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *