Sekda Banten Dikabarkan Mundur, Ini Dugaan Penyebabnya

Serang I Dinamika Banten – Kabar mengejutkan datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Al Muktabar yang dikabarkan mundur dari jabatan sejak Senin (23/8/2021) malam.

Salah seorang sumber yang layak dipercaya mengatakan, sejak Senin (23/8/2021) siang hingga malam, Al Muktabar mulai mengemasi barang-barang pribadi miliknya dari ruangan kerjanya diangkut ke rumah dinas. Bahkan, barang barang pribadi dari rumah dinas juga sudah diangkut.

”Katanya pak sekda diberi dua pilihan oleh pak Gubernur, mau mundur apa dinon-aktifkan,” ungkap seorang pejabat yang enggan ditulis namanya seperti dikutip Dinamika Banten dari laman Indoposco.id, Selasa (24/8/2021).

Sementara salah seorang pejabat eselon 2 yang dikonfirmasi mengungkapkan, dirinya sudah mendengar adanya isu Sekda Al Muktabar mundur dari jabatan.

”Sebenarnya beliau bukan mundur, namun dikembalikan ke tempat asalnya di Kemendagri, karena status kepegawaiannya masih di Kemendagri,” ungkap pejabat tersebut.

Kepala biro Administrasi Pimpinan Setda Banten, Beni Ismail yang dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui adanya isu Sekda mundur.

”Info dari mana kang ? Saya belum tahu pak sekda mundur. Kemarin saya masih ketemu dengan beliau, namun beliau biasa bisa aja,” katanya.

Hal senada dikatakan oleh kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Opar Sohari juga mengaku belum mengetahui adanya informasi Sekda mundur. ”Saya belum tahu om.Dari mana sumber informasinya, hehe,” kata Opar melalui pesan whatsapp.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin yang dikonfirmasi juga hingga kini belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp terkait adanya isu mundurnya Sekda, meski pesan yang dikirimkan sudah dibaca dengan dua tanda centang biru.

Begitu juga saat dihubungi melalui sambungan telepon meski dengan nada sambung berdering namun mantan Plt Bupati Tangerang ini belum merespons.

Diduga Karena Temuan BPK

Mundurnya Al Muktabar dari jabatannya sebagai Sekretaris Daerah Pemprov Banten diduga karena terlalu banyak tekanan kepada dirinya terkait temuan permasalahan keuangan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dalam penggunaan anggaran.

“Saya dengar pak Sekda Al Muktabar mundur dari jabatan karena terlalu banyak tekanan diarahkan kepadanya setelah BPK menemukan dugaan penyimpangan anggaran,“ kata sumber di lingkungan Pemprov Banten, Selasa (24/8/2021).

Menurut sumber tersebut, karena terlalu banyak tekanan dari sana-sini seolah-olah dia yang bertanggung jawab atas temuan BPK tersebut, Al Muktabar mencoba mendatangi Gubernur Banten Wahidin ke rumah dinas dan rumah pribadi di Kota Tangerang.

Namun, upaya tersebut selalu gagal karena gubernur tak menemuinya. “Saya dengar Pak Sekda itu sudah seminggu lebih berusaha bolak balik ingin menemui Pak Gub untuk mengecek atas temuan BPK itu, tapi selalu gagal, “ujar pejabat yang tak mau disebutkan identitasnya itu.

Sumber tersebut menambahkan mungkin sudah terlalu stres dan selalu gagal ketemu dengan pak gubernur dan ditambah lagi ada isu temuan BPK itu semua dibebankan kepada dirinya.

“Ada isu temuan BPK itu semua dibebankan kepadanya sehingga menambah tingkat kestresannya. Mungkin itu yang membuat sekda mundur dari jabatannya, “ujarnya

Sekda Banten Al Mutabar yang dihubungi melalui teleponnya selulernya tidak mendapat respon meski nada sambung masuk telah terhubung. (adg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *