1 Ditangkap, Polisi Buru 7 Pelaku Pengeroyok Ustadz di Serang Yang Masih Buron

SERANG | DINAMIKABANTEN.CO.ID – Polresta Serang Kota mengaku sudah mengantongi identitas karyawan bank keliling atau koperasi simpan pinjam (Kosipa) yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang ustaz warga Saketi, Pandeglang, Banten. Satu pelaku telah ditangkap dan pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Saat ini kami telah mengamankan pelaku tersebut sebanyak satu orang dan yang tujuh (lainnya) telah kami mengantongi identitasnya. Dan malam ini juga sedang melakukan pencarian,” kata Kapolresta Serang Kota Kombes Sofwan Hermanto kepada wartawan di Mapolres Pandeglang, Selasa (2/4/2024).

Sofwan mengatakan peristiwa pengeroyokan yang menimpa seorang ustaz bernama Muhyi dan santrinya terjadi di Jalan Serang-Pandeglang di Kecamatan Baros pada Minggu (31/3) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia mengatakan kedua korban tersebut merupakan warga Pandeglang.

Sofwan mengatakan korban dikeroyok oleh delapan orang pria yang diduga sebagai anggota koperasi simpan pinjam (kosipa). Ia mengatakan pengeroyokan itu terjadi saat korban hendak meminta jalan agar bisa melintas. Namun, korban malah dikeroyok oleh para pelaku.

“Ustaz Muhyi turun dan ingin mengingatkan, namun justru direspons dengan kekerasan yaitu dengan dilakukan pemukulan oleh sekelompok pemuda,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, sebuah video diduga bank keliling atau anggota koperasi simpan pinjam (kosipa) yang melakukan pemukulan ke nasabah viral di media sosial. Polisi mengamankan satu pelaku pengeroyokan.

Dalam video berdurasi 24 detik itu diperlihatkan warga yang mengenakan sarung dipukuli sekitar lima orang. Warga tersebut terlihat dipukuli menggunakan helm.

Pemukulan itu diduga terjadi di Jalan Serang-Pandeglang di Kecamatan Baros terhadap warga bernama Muhyi. Kasi Humas Polresta Serang Kota Kompol Iwan Somantri mengatakan korban dipukuli pemotor diduga oleh bank keliling.

“Pengeroyokan terhadap Muhyi beserta 1 orang temannya yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga kosipa,” kata Iwan saat dikonfirmasi.

Imbas pengeroyokan tersebut sejumlah anggota ormas kemudian melakukan sweeping ke kantor kosipa di wilayah Pandeglang. Mereka hendak mencari pelaku pengeroyokan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *